Probolinggo, KabarBromo.com – Suasana malam di Desa Patemon, Kecamatan Krejengan, mendadak menjadi sorotan. Sebuah pita yang membentang di gerbang jalan utama desa tiba-tiba digunting oleh seorang kiai dan kepala desa setempat pada Senin malam (14/7/2025). Aksi simbolis tersebut ternyata bukan sekadar seremoni biasa.
Kepala Desa Patemon, Baginda Purnomo, bersama KH Basid Bazali yang akrab disapa Gus BB, secara resmi meresmikan berdirinya Tugu Gerbang NU yang berdampingan dengan gapura “Selamat Datang” di Desa Patemon, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo. Peresmian tersebut turut disaksikan oleh jajaran pemerintah desa dan pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (NU) setempat.
“Mayoritas warga kami adalah Nahdliyin. Gerbang ini menjadi simbol dan identitas kami sebagai desa yang menjunjung nilai-nilai Aswaja,” ujar Baginda Purnomo usai pengguntingan pita.

Lebih lanjut, Baginda mengungkapkan bahwa Desa Patemon merupakan bagian dari kawasan yang lekat dengan kultur pesantren. “Di Kecamatan Krejengan ini, hampir setiap desa memiliki pondok pesantren berbasis NU. Ini adalah lingkungan yang tumbuh dari nilai-nilai keagamaan dan tradisi,” tuturnya.

Dengan nada tegas, ia menambahkan bahwa keberadaan Tugu Gerbang NU ini bukan hanya soal fisik bangunan, melainkan juga merupakan bentuk penghormatan terhadap perjuangan para kiai serta upaya memperkuat jati diri desa di tengah arus modernisasi.
“Ini bukan sekadar tugu. Ini adalah pernyataan,” tutup Baginda Purnomo.
Tidak ada komentar