
Probolinggo – Lembaga Swadaya Masyarakat Aliansi Masyarakat Peduli Probolinggo (LSM AMPP) melalui aktivisnya, Lutvi Hamid, mengutuk keras dugaan praktik oknum-oknum yang bermain dalam distribusi gas elpiji di sejumlah wilayah Kabupaten Probolinggo.
Kecaman tersebut disampaikan menyusul kelangkaan gas elpiji yang dirasakan masyarakat dalam beberapa hari terakhir, terutama menjelang Idul Fitri yang tinggal menghitung waktu. Kondisi ini dinilai sangat merugikan masyarakat kecil yang sangat bergantung pada gas elpiji untuk kebutuhan sehari-hari.
Menurut Lutvi Hamid, pihaknya menerima banyak keluhan dari warga terkait sulitnya mendapatkan gas elpiji, bahkan harus mencari hingga ke luar kecamatan.
“Saya mengutuk keras oknum-oknum yang diduga bermain dalam distribusi gas elpiji ini. Ini sudah sangat meresahkan masyarakat, apalagi menjelang hari raya,” tegasnya.
Ia menambahkan, pihaknya mendesak dinas terkait di Kabupaten Probolinggo untuk segera turun tangan dan menyelesaikan persoalan tersebut secepat mungkin.
“Kami berharap dinas terkait segera melakukan langkah konkret untuk mengatasi kelangkaan ini. Jangan sampai masyarakat terus menjadi korban,” lanjutnya.
Salah satu contoh nyata dialami warga Kecamatan Krucil yang terpaksa berkeliling hingga ke wilayah Maron demi mendapatkan gas elpiji. Kondisi ini tentu menambah beban masyarakat, baik dari segi waktu maupun biaya.
Hal serupa juga dirasakan oleh Kus-kus, warga Desa Satreyan, yang mengaku harus berkeliling ke berbagai tempat untuk memperoleh gas elpiji. Ia menyebutkan bahwa stok di wilayahnya kerap kosong, sehingga memaksanya mencari hingga ke daerah lain.
Kelangkaan ini memicu kekhawatiran akan adanya penyimpangan dalam distribusi, seperti penimbunan atau permainan harga oleh oknum tertentu. LSM AMPP pun meminta aparat penegak hukum untuk turut melakukan pengawasan dan penindakan jika ditemukan pelanggaran.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari dinas terkait di Kabupaten Probolinggo mengenai penyebab pasti kelangkaan gas elpiji tersebut.
Masyarakat berharap pemerintah segera mengambil langkah cepat agar kebutuhan gas elpiji dapat terpenuhi, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri yang menjadi momen penting bagi umat muslim.
Hery.
Tidak ada komentar