Kategori: News

Berita nasional dan internasional terkini

  • Komunitas Teksutera Gelar Kegiatan Rutin Literasi di Bojongpicung, Dorong Peran Aktif Generasi Muda Cianjur

    Komunitas Teksutera Gelar Kegiatan Rutin Literasi di Bojongpicung, Dorong Peran Aktif Generasi Muda Cianjur

    Cianjur, Jawa Barat — Komunitas literasi Teksutera kembali menyelenggarakan kegiatan rutinnya di Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur, pada 14 Desember 2025. Kegiatan ini menjadi ruang temu sekaligus pembelajaran bersama yang dihadiri oleh founder komunitas, anggota lama, serta sejumlah anggota baru yang menunjukkan antusiasme tinggi sejak awal acara.

    Rangkaian kegiatan diawali dengan sesi perkenalan, yang bertujuan membangun kedekatan dan memperkuat ikatan antaranggota. Melalui sesi ini, peserta diperkenalkan pada nilai-nilai dasar Teksutera sebagai komunitas yang berfokus pada pengembangan literasi, daya kritis, dan kepedulian sosial di kalangan generasi muda.

    Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi membaca, di mana peserta diajak untuk mengembangkan kebiasaan membaca secara aktif dan reflektif. Kegiatan ini tidak hanya menekankan pada kemampuan memahami teks, tetapi juga pada proses berpikir kritis terhadap isi bacaan sebagai bagian dari penguatan literasi fungsional.

    Puncak kegiatan ditandai dengan sesi diskusi yang membahas berbagai isu sosial dan pendidikan, serta keterkaitannya dengan kondisi literasi di tingkat lokal dan nasional. Diskusi berlangsung interaktif, mendorong peserta untuk menyampaikan pandangan, pengalaman, serta gagasan konstruktif terkait tantangan literasi di daerah, khususnya di wilayah Cianjur.

    Dalam kesempatan tersebut, Komunitas Teksutera mengajak generasi muda Cianjur untuk berperan aktif dalam meningkatkan budaya baca dan menciptakan lingkungan yang positif serta inklusif. Literasi dipandang sebagai fondasi penting dalam membangun kesadaran sosial, memperluas wawasan, dan memperkuat kapasitas generasi muda sebagai agen perubahan di masyarakat.

    Melalui kegiatan rutin ini, Teksutera menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai ruang edukatif dan kolaboratif, sekaligus menjadi wadah pengembangan potensi generasi muda. Diharapkan, upaya berkelanjutan ini dapat memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat budaya literasi dan kualitas sumber daya manusia, baik di tingkat daerah maupun nasional.

    Red-WHW

  • PCNU Kraksaan Gelar Forum Penyampaian Visi-Misi Lembaga

    Probolinggo, kabarbromo66.com – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kraksaan mengadakan forum strategis pada Kamis malam di Aula Kantor PCNU Kraksaan. Dalam kegiatan ini, para Ketua Lembaga di lingkungan PCNU Kraksaan mempresentasikan visi, misi, serta arah program yang akan dijalankan pada periode mendatang.

    Pertemuan berlangsung hangat dan penuh antusiasme, dihadiri oleh jajaran pengurus harian PCNU serta sejumlah tokoh penting, di antaranya Rois Syuriah PCNU Kraksaan KH. Abdul Wasik Hannan, Katib Syuriah Nun Hassan Ahsan Malik, Ketua Tanfidziyah KH. Hafidzul Hakim Nur, Sekretaris PCNU Dr. Ahmad Fawaid, M.Th.I, dan para pimpinan lembaga.

    Momentum ini dianggap penting untuk memastikan seluruh lembaga bergerak dalam garis kebijakan organisasi dan memiliki keselarasan program. Setiap Ketua Lembaga memaparkan program prioritas, target, serta strategi implementasi yang dinilai relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini.

    Lebih dari sekadar laporan formal, forum ini menjadi ajang konsolidasi agar gerak lembaga semakin terarah, profesional, dan berdampak nyata.

    Dalam sambutannya, Ketua Tanfidziyah PCNU Kraksaan, KH. Hafidzul Hakim Nur, mengapresiasi komitmen para Ketua Lembaga. Ia menegaskan bahwa sinergi menjadi kunci agar peran PCNU semakin kuat di tengah masyarakat.

    “Visi-misi bukan sekadar tulisan. Ini adalah panduan gerak kita. Kita membutuhkan kerja yang hidup, terpadu, dan terukur agar PCNU Kraksaan terus memberi keteduhan serta pencerahan bagi masyarakat,” ujarnya. Ia juga menyebutkan bahwa kinerja lembaga akan diapresiasi melalui PCNU Kraksaan Awards.

    Sementara itu, Rois Syuriah KH. Abdul Wasik Hannan menekankan pentingnya menjaga marwah organisasi dalam setiap pelaksanaan program.

    “NU adalah amanah. Setiap kegiatan harus tetap berakar pada nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah. Menjaga marwah jam’iyyah adalah bagian dari tanggung jawab moral kita,” tuturnya. Ia juga mengingatkan pentingnya keharmonisan antara tanfidziyah dan syuriah sebagai pilar utama organisasi.

    Sekretaris PCNU Kraksaan, Dr. Ahmad Fawaid, M.Th.I, mendorong setiap lembaga memperkuat kolaborasi lintas bidang untuk merespons tantangan sosial yang semakin kompleks.

    “Setiap lembaga memiliki kekuatan unik. Jika bergerak sendiri, dampaknya kecil. Tapi jika melangkah secara kolektif, pengaruhnya akan jauh lebih besar,” katanya.

    Forum tersebut menghasilkan sejumlah rekomendasi untuk memperkuat koordinasi, meningkatkan efektivitas program, serta memastikan setiap kegiatan berjalan konsisten sesuai khittah organisasi.

    Melalui agenda pemaparan visi-misi ini, PCNU Kraksaan berharap seluruh lembaga dapat menyusun dan melaksanakan program kerja yang lebih sistematis, produktif, dan benar-benar memberi manfaat bagi umat. (red)

  • CCTV Mati, Dompet Mahasiswi Hilang di Area Pemkab: Satpol PP Tak Terima Laporan

    CCTV Mati, Dompet Mahasiswi Hilang di Area Pemkab: Satpol PP Tak Terima Laporan

    Probolinggo, KabarBromo.com – Suasana di area parkir sisi timur Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo tampak biasa pada Senin siang, 28 Juli 2025. Tak ada yang menyangka, di sela aktivitas rutin perkantoran, sebuah insiden kehilangan menimpa salah satu mahasiswi magang.

    Dompetnya raib. Dan ironisnya, seluruh kamera pengawas (CCTV) di lingkungan kantor Pemkab disebut dalam kondisi tidak berfungsi saat kejadian berlangsung.

    Informasi ini pun langsung mengundang perhatian publik, terlebih dengan dugaan lemahnya sistem pengawasan di pusat pemerintahan daerah itu. Pihak redaksi KabarBromo.com mengonfirmasi kebenaran informasi ini kepada Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Probolinggo, Sugeng.

    “Satpol selalu keliling mengontrol lokasi area Pemda. Masing-masing grup terdiri dari dua personel,” terang Sugeng saat dikonfirmasi melalui pesan tertulis, Kamis (31/7/2025).

    Sugeng menegaskan, tidak ada laporan yang diterima oleh petugasnya terkait insiden kehilangan tersebut, baik secara langsung maupun tidak langsung. Meski begitu, ia berjanji akan melakukan pembinaan internal.

    “Saya akan melakukan pembinaan kepada personel agar selalu waspada,” ujarnya.

    Terkait kondisi CCTV yang disebut tak berfungsi, Sugeng menjelaskan bahwa hal itu berada di bawah wewenang Bagian Umum Sekretariat Daerah, bukan Satpol PP.

    Di sisi lain, belum ada keterangan resmi dari pihak Bagian Umum Pemkab mengenai kondisi kamera pengawas tersebut saat kejadian.

    Peristiwa ini menjadi pengingat serius akan pentingnya sistem pengawasan dan keamanan di lingkungan perkantoran pemerintah. Terlebih, dengan keberadaan tamu atau tenaga magang dari kalangan mahasiswa yang membutuhkan rasa aman selama menjalankan tugasnya.

  • Edukasi Jadi Prioritas, Operasi Patuh Semeru 2025 Dimulai di Probolinggo

    Edukasi Jadi Prioritas, Operasi Patuh Semeru 2025 Dimulai di Probolinggo

    Probolinggo, KabarBromo.com – Operasi Patuh Semeru 2025 resmi digelar. Apel gelar pasukan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Probolinggo, AKBP M. Wahyudin Latif di Lapangan Mapolres, Senin (14/7/2025), menandai dimulainya operasi lalu lintas yang akan berlangsung selama dua pekan ke depan.

    “Operasi ini lebih mengedepankan upaya edukasi kepada masyarakat Kabupaten Probolinggo maupun pengguna jalan yang melintas di wilayah kami,” ujar AKBP Latif dalam amanatnya.

    Dengan mengusung tema “Tertib Berlalu Lintas Demi Terwujudnya Indonesia Emas”, operasi yang berlangsung mulai 14 hingga 27 Juli 2025 ini menggandeng sejumlah instansi terkait, seperti Kodim 0820 Probolinggo, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP Kabupaten Probolinggo.

    Kapolres menegaskan, meskipun operasi ini mengedepankan pendekatan persuasif dan edukatif, tindakan tegas tetap akan dilakukan terhadap pelanggaran yang membahayakan keselamatan pengguna jalan.

    “Anggota yang terlibat agar mengutamakan edukasi, sehingga masyarakat makin sadar pentingnya tertib berlalu lintas. Namun, jika ditemukan pelanggaran yang berpotensi membahayakan diri sendiri atau orang lain, maka akan kami tindak tegas, termasuk melalui tilang,” tegasnya.

    Fokus Penindakan: Tujuh Pelanggaran Prioritas

    Dalam pelaksanaannya, Operasi Patuh Semeru 2025 memprioritaskan penindakan dan edukasi terhadap tujuh pelanggaran lalu lintas, yaitu:

    1. Menggunakan ponsel saat berkendara – Membahayakan konsentrasi dan rawan kecelakaan.

    2. Pengemudi di bawah umur – Minim pengalaman dan berisiko tinggi.

    3. Berboncengan lebih dari satu orang – Mengganggu keseimbangan kendaraan.

    4. Tidak menggunakan helm atau sabuk pengaman – Mengabaikan keselamatan diri.

    5. Mengemudi dalam pengaruh alkohol – Mengganggu kewaspadaan dan refleks.

    6. Melawan arus lalu lintas – Penyebab utama kecelakaan fatal.

    7. Melebihi batas kecepatan – Memperbesar risiko kecelakaan berat.

    Penindakan akan dilakukan melalui sistem ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement), baik secara statis maupun mobile, guna meningkatkan efektivitas dan transparansi penegakan hukum di lapangan.

    Pengecekan Kendaraan Dinas

    Usai apel, AKBP Latif turut memeriksa kesiapan kendaraan dinas yang akan digunakan oleh personel gabungan selama operasi berlangsung. Langkah ini sebagai bentuk komitmen memastikan kelancaran pelaksanaan operasi di seluruh wilayah hukum Polres Probolinggo.

    Operasi Patuh Semeru 2025 diharapkan tidak hanya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya tertib berlalu lintas, tetapi juga mampu menekan angka kecelakaan dan fatalitas di jalan raya. (Jhon Qudsi)

  • Malam Penuh Rindu di Pesisir Paiton: Abah Zainul Tuan Rumah Majelis Sholawat Bersama Majelis Alwaly

    Malam Penuh Rindu di Pesisir Paiton: Abah Zainul Tuan Rumah Majelis Sholawat Bersama Majelis Alwaly

    PROBOLINGGO, KabarBromo.com – Malam Rabu (16 Juli 2025), ribuan jemaah diperkirakan akan memadati TPI Dusun Pesisir, Desa Sumber Anyar, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, untuk mengikuti majelis sholawat bertajuk “Bersyair Syahdu di Samudera Rindu – Sumber Anyar Paiton Bershalawat with Majelis Alwaly.”

    Acara dijadwalkan dimulai pukul 19.00 WIB, dengan Abah Zainul sebagai tuan rumah. Kegiatan ini akan menghadirkan mubalig kondang asal Madura, KH. M. Musleh Adnan, serta dilantunkan bersama Majelis Alwaly dalam suasana malam pesisir yang tenang dan penuh kekhusyukan.

    Panitia mengimbau seluruh jemaah yang hadir agar mengikuti rute dari arah utara pertigaan menuju TPI Paiton guna menghindari kemacetan dan memperlancar arus kedatangan.

    Majelis ini terbuka untuk umum dan diharapkan menjadi momentum spiritual bagi masyarakat untuk menyatukan hati dalam lantunan sholawat, mempererat ukhuwah, serta menebar cinta kepada Rasulullah SAW.

    “Mari hadir bersama keluarga dan sahabat. Jangan biarkan hati kering tanpa zikir dan syair cinta,” imbau panitia melalui ajakan terbuka.

  • Mesin Rumput dan Keteladanan Sang Kades: Giat Bersih Jalan Desa Petemon

    Mesin Rumput dan Keteladanan Sang Kades: Giat Bersih Jalan Desa Petemon

    PROBOLINGGO, KabarBromo66.com – Denting mesin rumput meraung pelan di sepanjang jalan utama Desa Petemon, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo, Jumat pagi (12 Juli 2025). Bukan sekadar suara biasa, sebab alat itu dikendalikan langsung oleh Kepala Desa Petemon, Baginda Purnomo. Ia mengenakan topi dan sepatu bot, tanpa ragu memotong semak serta rumput liar yang mulai menyentuh badan jalan.

    Bersama para perangkat desa, Baginda memimpin langsung kegiatan kebersihan lingkungan yang dilakukan secara gotong royong. Tak ada jarak antara pemimpin dan warganya. Semua membaur dalam kerja bakti demi menjaga kebersihan desa.

    “Kami ingin desa ini tetap bersih dan rapi. Kalau jalannya bersih, siapa pun yang melintas akan merasa nyaman,” ujar Baginda Purnomo.

    Perangkat Desa Petemon bersama warga membersihkan semak dan rumput liar di sepanjang jalan desa dalam giat kerja bakti rutin setiap Jumat

    Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan hanya bagian dari program desa, melainkan juga bentuk kepedulian bersama terhadap lingkungan.

    “Semangat gotong royong ini yang ingin kami rawat terus. Jika pemimpinnya turun langsung, saya yakin perangkat dan warga akan ikut termotivasi,” imbuhnya.

    Menurut Baginda, giat kebersihan akan dijadikan agenda rutin setiap Jumat oleh pemerintah desa. Ia mengajak masyarakat agar ikut terlibat secara aktif dalam menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan sekitar.

    “Desa yang bersih bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga kita semua. Kalau bukan kita yang menjaga, siapa lagi?” tutupnya.

  • Dasawarsa Penuh Cinta: Apresiasi Kepala Desa Patemon, Baginda Purnomo, atas Kiprah Majelis TaMRU pada Milad ke-10

    Dasawarsa Penuh Cinta: Apresiasi Kepala Desa Patemon, Baginda Purnomo, atas Kiprah Majelis TaMRU pada Milad ke-10

    PROBOLINGGO, KabarBromo66.com – Majelis TaMRU Genggong genap berusia sepuluh tahun. Sebuah dekade yang tak hanya mencatat waktu, tetapi juga menanamkan jejak kuat dalam pembinaan akhlak, keilmuan, dalam menuntun umat. Peringatan hari lahir ke-10 ini mengangkat tema “Dasawarsa Penuh Cinta”. Acara akan diselenggarakan di Lapangan Selogudik Wetan pada malam Kamis (10/7/2025).

    Apresiasi datang dari Kepala Desa Patemon, Baginda Purnomo. Ia menyampaikan harapannya semoga eksistensi Majelis TaMRU  membawa keberkahan dan manfaat yang luas di penjuru dunia.

    “Ied milad Majelis TaMRU, semoga keberkahan selalu mengiringi di tahun baru ini,” ujar Baginda Purnomo.

    Ia menilai, kehadiran majelis seperti TaMRU menjadi salah satu kekuatan sosial dan spiritual masyarakat desa. “Majelis ini bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dan keislaman,” ujarnya.

    Majelis TaMRU yang merupakan akronim dari Majelis Ta‘līm wal Maulid Raudhatul ‘Ulūm Genggong telah menjadi wadah pendidikan keagamaan dan sholawat yang terbuka bagi semua kalangan. Di dalamnya ditanamkan ajaran Islam yang ramah, moderat, dan menjunjung tinggi nilai sosial.

    Kini, memasuki satu dekade, Majelis TaMRU tetap konsisten menjadi ruang tumbuhnya literasi spiritual serta penguatan budaya cinta ilmu.

  • Waspada Penipuan Berkedok Hibah, Bupati Probolinggo Gus Haris Ingatkan Warga Tak Tertipu Janji Manis

    Waspada Penipuan Berkedok Hibah, Bupati Probolinggo Gus Haris Ingatkan Warga Tak Tertipu Janji Manis

    PROBOLINGGO, KabarBromo.com – Sejumlah kiai dan habaib di Kabupaten Probolinggo dilaporkan menjadi korban penipuan. Modus yang digunakan adalah mengatasnamakan program hibah pesantren dari pemerintah kabupaten. Fakta ini diungkap langsung oleh Bupati Probolinggo, Gus dr. Mohammad Haris, melalui status WhatsApp pribadinya, Selasa (8/7/2025).

    Dalam unggahannya, Gus Haris menyampaikan peringatan tegas agar masyarakat tidak mudah percaya terhadap pihak-pihak yang menjanjikan bantuan hibah, tetapi disertai permintaan imbalan.

    “Waspada, nggih… Mulai banyak penipuan berkedok program hibah pesantren dari pemkab. Beberapa kiai dan habaib sudah menjadi korban,” tulis Gus Haris.

    Ia menegaskan bahwa program hibah dalam bentuk apa pun tidak dipungut biaya. Jika ditemukan pungutan liar atau permintaan uang terkait bantuan pemerintah, masyarakat diminta segera melapor kepada pihak yang berwenang.

    “Jika ada yang menawarkan jabatan dengan tarif tertentu, gas pol sikat, Boskuhhh,” tambahnya dengan gaya bahasa khas.

    Pesan tersebut menjadi peringatan penting di tengah maraknya informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan dan beredar di kalangan masyarakat, khususnya pondok pesantren dan tokoh agama. Gus Haris pun menutup unggahannya dengan ucapan menyambut Tahun Baru Islam.

    “Berkah Muharam, mohon maaf lahir dan batin,” pungkasnya.

    Pemerintah Kabupaten Probolinggo mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan hanya merujuk pada informasi resmi yang disampaikan melalui saluran pemerintah untuk menghindari potensi penipuan serupa.

  • Tausiah 10 Muharram: Haji Ahmad Sudiarto Ajak Umat Hidupkan Sunah Menyantuni Anak Yatim

    Tausiah 10 Muharram: Haji Ahmad Sudiarto Ajak Umat Hidupkan Sunah Menyantuni Anak Yatim

    PROBOLINGGO, KabarBromo.com – “Barang siapa menghidupkan sunahku, salah satunya menyantuni anak yatim, maka ia adalah kekasihku dan kelak bersamaku di surga,” ujar Pembina Majelis Taklim Al-Kautsar, Haji Ahmad Sudiarto, S.Pd., M.M., dalam tausiah yang digelar di Masjid Baiturrahman, Perumahan Sumber Taman Indah (STI), Kota Probolinggo, Senin (7/7/2025).

    Tausiah tersebut disampaikan dalam rangka memperingati 10 Muharram 1447 H. Di hadapan jemaah yang memadati masjid, Ahmad menegaskan bahwa momentum Asyura adalah saat yang tepat untuk memperkuat nilai kasih sayang, kepedulian sosial, serta semangat berbagi, khususnya kepada anak-anak yatim.

    “Nabi Muhammad sendiri adalah anak yatim. Sejak dalam kandungan, beliau telah ditinggal ayahnya. Tak lama setelah dilahirkan, ibundanya pun wafat. Maka, menyantuni anak yatim berarti meneladani perjuangan Rasulullah,” jelas pria yang biasa disapa Abah Ahmad, yang juga merupakan kepala sekolah SMAN 1 Kraksaan.

    Dalam tausiahnya, ia juga menyoroti pentingnya menghidupkan empat karakter utama sebagaimana termaktub dalam Surah Ali Imran ayat 133–135. Keempatnya adalah: suka bersedekah dalam kondisi sempit maupun lapang, mampu menahan amarah, mudah memaafkan kesalahan orang lain, dan gemar beristigfar saat melakukan kesalahan.

    “Empat hal ini adalah tiket menuju surga Allah yang luasnya seluas langit dan bumi. Maka, jangan takut kehilangan kavling surga,” ujarnya, disambut tepuk tangan hadirin.

    Menutup tausiahnya, Ahmad menyampaikan pesan spiritual dari Sayidina Ali bin Abi Thalib yang menyebutkan bahwa suatu kaum tidak akan ditimpa musibah selama mereka menjaga tiga hal: memakmurkan masjid dengan salat berjamaah, menjaga tali silaturahmi, dan memperbanyak istigfar.

    “Empat bulan mulia, termasuk Muharram ini, adalah waktu yang sangat sakral. Amal dilipatgandakan, tetapi dosa pun demikian. Maka, mari kita jaga hati, jaga amal, dan jaga lisan,” tegasnya.

    Peringatan 10 Muharram tahun ini menjadi ruang pertautan antara nilai spiritual dan sosial. Kehadiran warga, takmir, serta jemaah yang berpartisipasi aktif dalam berbagi kebahagiaan bersama anak-anak yatim menjadi bukti bahwa semangat keteladanan Rasulullah SAW masih hidup di tengah masyarakat.

  • Baginda Purnomo dan Perangkat Desa Patemon Kompak Apresiasi 79 Tahun Pengabdian Polri

    Baginda Purnomo dan Perangkat Desa Patemon Kompak Apresiasi 79 Tahun Pengabdian Polri

    Probolinggo, KabarBromo66.com – Sebuah pesan penghormatan mengalir dari Desa Patemon, Kecamatan Krejengan. Bukan sekadar ucapan biasa, namun bentuk penghargaan tulus terhadap 79 tahun pengabdian Polri menjaga keamanan dan ketertiban negeri.

    Di bawah sorotan semangat nasionalisme, Pemerintah Desa Patemon yang dipimpin Kepala Desa Baginda Purnomo menampilkan flayer khusus bertema “Polri untuk Masyarakat”. Dengan latar angka 79 yang mencolok, Kades Baginda memberikan apresiasi mendalam kepada kepolisian atas dedikasi dan keberaniannya selama hampir delapan dekade.

    “Terima kasih Polri atas kerja nyata dan keberanianmu menjaga ketertiban bangsa,” ujar Baginda Purnomo dalam pernyataan resminya, Selasa (1/7/2025).

    Tampak dalam ucapan tersebut, seluruh perangkat desa turut hadir mengenakan pakaian adat batik seragam. Mereka berdiri dan duduk bersama dalam satu barisan, mencerminkan solidaritas serta dukungan nyata dari lapisan masyarakat desa terhadap institusi kepolisian.

    Hari Bhayangkara ke-79 menjadi momentum refleksi bahwa keamanan nasional tak lepas dari peran aktif masyarakat desa. Dukungan moral seperti ini menjadi bukti bahwa Polri tetap hadir dan dihargai hingga ke akar rumput.

     

  • Ketua Umum GEMA-HUTBA: Kunjungan ke Mahkamah Konstitusi Bukan Sekadar Wisata Edukasi, Tapi Investasi Kesadaran Hukum

    Ketua Umum GEMA-HUTBA: Kunjungan ke Mahkamah Konstitusi Bukan Sekadar Wisata Edukasi, Tapi Investasi Kesadaran Hukum

    Jakarta, 18 Juni 2025 — Ketua Umum Gerakan Mahasiswa Hukum dan Aktivis Universitas Terbuka (GEMA-HUTBA) Bandung, Encep Ridwan, menyampaikan pandangannya terkait kunjungan akademik yang dilaksanakan oleh GEMA-HUTBA ke Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia (MK).

    Menurut Encep, kegiatan ini bukan sekadar kunjungan biasa, tetapi merupakan bagian dari upaya membentuk karakter dan kesadaran hukum mahasiswa sejak dini.

    > “Kami merancang kegiatan ini agar mahasiswa dapat melihat langsung bagaimana lembaga negara menjalankan fungsinya. Ini bukan hanya wisata edukasi, tapi investasi jangka panjang dalam membentuk cara berpikir konstitusional dan bernegara secara sadar,” ujar Encep.

    Ia menambahkan bahwa pengalaman melihat langsung ruang sidang, berinteraksi dengan pejabat MK, serta berdiskusi tentang fungsi Mahkamah Konstitusi memberikan makna tersendiri bagi mahasiswa hukum.

    > “Selama ini kita belajar dari buku, dari video, dari kuliah. Tapi ketika mahasiswa bisa berdiri langsung di ruang sidang Mahkamah Konstitusi dan berdialog dengan analis hukumnya, maka pemahaman itu menjadi nyata dan membekas. Ini yang ingin kami bangun: pengalaman yang mencerdaskan,” katanya.

    Encep juga berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi program rutin dan menjangkau lebih banyak mahasiswa, termasuk dari program studi non-hukum.

    > “Karena memahami konstitusi bukan hanya tugas mahasiswa hukum, tapi semua warga negara. Kami ingin GEMA-HUTBA menjadi jembatan antara dunia akademik dan institusi negara,” tutup Encep Ridwan.

    Kegiatan ini diikuti oleh 100 mahasiswa UT Bandung dan didampingi dua pendamping resmi dari pihak kampus. Selain berdiskusi, peserta juga diajak berkeliling mengenal lebih dekat ruang-ruang kerja Mahkamah Konstitusi, termasuk perpustakaan dan ruang sidang pleno.

    Asep Supriana Nugraha

  • Waketum KONI Probolinggo Dukung 100 Hari Kinerja Walikota

    Waketum KONI Probolinggo Dukung 100 Hari Kinerja Walikota

    PROBOLINGGO – Meski belum genap 100 hari program kinerja 100 hari Walikota dan Wakil Walikota Probolinggo, namun dukungan dari masyarakat terus mengalir. Sikap dukungan itu karena beragam kegiatan kemasyarakatan terus digalakkan.

    Seperti kegiatan senam sehat yang melibatkan masyarakat bersama para pejabat, pemberdayaan UMKM dan lain sebagainya.

    “Meski kegiatan kecil, tapi itu melibatkan masyarakat langsung,” ujar Wakil Ketua KONI Kota Probolinggo, Andrew Setiawan, Sabtu (24/5/2025).

    Sejak dr Aminudin dan Ina Dwi Lestari dilantik menjadi Walikota dan Wakil Walikota, kegiatan berkantor di Kelurahan menjadi perhatian publik. Bahkan berkantor di Kelurahan yang dilakukan secara bergantian itu hampir dilakukan setiap hari.

    “Ini yang menjadi perhatian publik. Saya mendukung kegiatan ini, karena dengan begitu bisa menyerap keinginan masyarakat langsung,” katanya.

    Tidak heran, jika giat yang digalakkan oleh Walikota dr Aminudin dengan berkantor di Kelurahan mendapat respon positif. “Banyak respon positif, karena dengan begitu seorang walikota bisa lebih kenal dan dekat dengan warganya,” pungkas Andrew Setiawan.