Probolinggo, KabarBromo.com – “Kami berharap santri tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu bertindak cepat dalam situasi darurat,” ujar Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMA Zainul Hasan (ZAHA) 1 Genggong, Muhammad Syifauddin atau yang akrab disapa Mr Bogel, saat mendampingi pembinaan Saka Bakti Husada se-Genggong Raya, Sabtu (9/8/2025).
Kegiatan yang digelar di Aula Barozain SMA ZAHA 1 Genggong, ini menghadirkan dua narasumber, dr. Kurnia dan Cahya Rizki, S.KM, dari Puskesmas Pajarakan. Mereka membawakan materi Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) dan pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA).
Peserta terdiri dari santri SMA, MA, dan SMK Zainul Hasan Genggong, serta MAN 2 Probolinggo. Mereka mengikuti praktik langsung penanganan korban pingsan, pembalutan luka, hingga peracikan ramuan herbal sederhana.
Selain pembinaan, acara ini juga diwarnai penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara SMA ZAHA 1 Genggong dan Puskesmas Pajarakan sebagai komitmen memperkuat edukasi kesehatan di sekolah.

Mr Bogel menegaskan, pemanfaatan TOGA bukan sekadar pelajaran tambahan, melainkan bagian dari pelestarian pengetahuan tradisional yang relevan dengan perkembangan ilmu kesehatan modern.
“Santri harus mengenal potensi lingkungan sekitar. TOGA ini contoh nyata bagaimana kita memadukan warisan leluhur dengan penanganan kesehatan sehari-hari,” tambahnya.
Ia juga berharap para santri dapat menjadi agen kesehatan di tengah masyarakat.
“Kami ingin santri menjadi pionir kesehatan di masyarakat, khususnya dalam memberikan pertolongan pertama sebelum bantuan medis datang,” pungkasnya.
Tidak ada komentar