Kategori: pendidikan

  • Saka Husada SMA ZAHA 1 Genggong: Dari Santri untuk Negeri, Siap Menjadi Garda Terdepan Kesehatan Masyarakat

    Saka Husada SMA ZAHA 1 Genggong: Dari Santri untuk Negeri, Siap Menjadi Garda Terdepan Kesehatan Masyarakat

    Probolinggo, KabarBromo.com – “Kami berharap santri tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu bertindak cepat dalam situasi darurat,” ujar Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMA Zainul Hasan (ZAHA) 1 Genggong, Muhammad Syifauddin atau yang akrab disapa Mr Bogel, saat mendampingi pembinaan Saka Bakti Husada se-Genggong Raya, Sabtu (9/8/2025).

    Kegiatan yang digelar di Aula Barozain SMA ZAHA 1 Genggong, ini menghadirkan dua narasumber, dr. Kurnia dan Cahya Rizki, S.KM, dari Puskesmas Pajarakan. Mereka membawakan materi Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) dan pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA).

    Peserta terdiri dari santri SMA, MA, dan SMK Zainul Hasan Genggong, serta MAN 2 Probolinggo. Mereka mengikuti praktik langsung penanganan korban pingsan, pembalutan luka, hingga peracikan ramuan herbal sederhana.

    Selain pembinaan, acara ini juga diwarnai penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara SMA ZAHA 1 Genggong dan Puskesmas Pajarakan sebagai komitmen memperkuat edukasi kesehatan di sekolah.

    Mr Bogel menegaskan, pemanfaatan TOGA bukan sekadar pelajaran tambahan, melainkan bagian dari pelestarian pengetahuan tradisional yang relevan dengan perkembangan ilmu kesehatan modern.

    “Santri harus mengenal potensi lingkungan sekitar. TOGA ini contoh nyata bagaimana kita memadukan warisan leluhur dengan penanganan kesehatan sehari-hari,” tambahnya.

    Ia juga berharap para santri dapat menjadi agen kesehatan di tengah masyarakat.

    “Kami ingin santri menjadi pionir kesehatan di masyarakat, khususnya dalam memberikan pertolongan pertama sebelum bantuan medis datang,” pungkasnya.

  • SMA ZAHA 1 Genggong Bangun Pojok Literasi, Gandeng Dinas Perpustakaan Kabupaten Probolinggo

    SMA ZAHA 1 Genggong Bangun Pojok Literasi, Gandeng Dinas Perpustakaan Kabupaten Probolinggo

    Probolinggo, KabarBromo.com – SMA Zainul Hasan (ZAHA) 1 Genggong secara resmi menggagas kerja sama dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Probolinggo untuk mendirikan Pojok Literasi di lingkungan sekolah.

    Kunjungan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Muhammad Syifauddin yang akrab disapa Mr. Bogel ke kantor dinas pada Jumat (8/8/2025), menjadi langkah awal sinergi dalam meningkatkan budaya baca di kalangan santriwan dan santriwati.

    Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Probolinggo, Abdul Ghafur, membenarkan kerja sama tersebut. “Nanti akan kerja sama perpustakaan keliling, kemudian akan melakukan pembinaan perpustakaan yang ada di SMA Zainul Hasan 1 Genggong,” ujarnya saat dikonfirmasi.

    Fasilitas Pojok Literasi ini nantinya akan menjadi pusat baca sekaligus ruang pembinaan literasi. Mr. Bogel menjelaskan, program ini bukan hanya soal penyediaan buku, tetapi juga membangun ekosistem literasi yang aktif dan dinamis.

    “Kami ingin pojok ini menjadi tempat yang hidup, bukan hanya rak-rak buku yang diam, tapi ruang diskusi, tempat berbagi ide, dan penguatan karakter lewat bacaan,” ucapnya.

    Ia berharap kolaborasi tersebut dapat berlangsung secara berkelanjutan dan menjadi percontohan bagi sekolah lain, khususnya di lingkungan pesantren.

    “Santri tidak hanya perlu pandai mengaji dan memahami ilmu agama, tapi juga harus melek informasi, berpikir kritis, dan terbiasa membaca,” tambahnya.

    Dalam implementasinya, Dinas Perpustakaan akan memberikan dukungan berupa penyediaan buku, pelatihan pengelolaan pojok baca (tatakol), serta propgram literasi berbasis diskusi dan tukar ide.

    “Insyaallah, program ini akan memperluas cakrawala berpikir santri kita. Tidak lagi terpaku pada teks, tapi belajar menyelami makna di balik bacaan,” tutup Mr. Bogel.

  • Santriwati SMA ZAHA 1 Genggong Belajar Berbahasa Jerman lewat Ekstrakurikuler Deutsch Club

    Santriwati SMA ZAHA 1 Genggong Belajar Berbahasa Jerman lewat Ekstrakurikuler Deutsch Club

    Probolinggo, KabarBromo.com – Kalimat “Ich möchte ein Brot kaufen” terdengar fasih diucapkan seorang Santriwati di SMA Zainul Hasan (ZAHA) 1 Genggong, Kabupaten Probolinggo, dalam sebuah sesi pelatihan bahasa Jerman. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari ekstrakurikuler Deutsch Club yang digelar pada Rabu, 7 Agustus 2025.

    Pelatihan menghadirkan Aisyah Dinda Balqis, B.A., seorang pengajar muda dengan latar belakang pendidikan bahasa Jerman, sebagai pemateri. Ia membimbing para santri memahami dasar-dasar komunikasi dalam bahasa asing tersebut.

    Materi yang disampaikan meliputi perkenalan diri, tanya jawab sederhana, praktik membeli barang di toko, hingga memesan makanan di restoran. Selain itu, peserta juga diajak mempelajari tata bahasa dasar, seperti penggunaan artikel, konjugasi kata kerja, serta struktur kalimat dalam kasus Nominativ dan Akkusativ.

    “Kami ingin santri tidak hanya mengenal bahasa asing secara teori, tapi juga bisa menggunakannya dalam konteks sehari-hari,” ujar Aisyah.

    Para peserta yang seluruhnya merupakan santri aktif di ZAHA 1 Genggong tampak antusias mengikuti rangkaian sesi. Selain aspek linguistik, mereka juga dikenalkan pada kultur dan kebiasaan masyarakat di negara-negara berbahasa Jerman.

    Pihak sekolah menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan literasi global serta kecakapan abad ke-21 yang terus dikembangkan di lingkungan sekolah.

  • Digitalisasi Ujian di Pesantren, ANBK 2025 Berlangsung Tertib di SMA Zainul Hasan 1 Genggong 

    Digitalisasi Ujian di Pesantren, ANBK 2025 Berlangsung Tertib di SMA Zainul Hasan 1 Genggong 

    Probolinggo, KabarBromo.com – Pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) 2025 di SMA Zainul Hasan 1 Genggong menjadi ujian, tidak hanya bagi para siswa, tetapi juga bagi kesiapan infrastruktur pendidikan digital. Dengan sistem dua sesi selama dua hari, yakni 6–7 Agustus 2025, serta pendampingan intensif, sekolah berbasis pesantren ini berupaya menjawab tantangan asesmen nasional di era teknologi.

    Kepala SMA Zainul Hasan 1 Genggong, Gus Lukman Qoyyiduddin Hasanul Bolqiah, S.Pd., atau yang akrab disapa Gus Bos, menegaskan bahwa pelaksanaan ANBK telah dipersiapkan jauh hari, baik dari sisi teknis maupun nonteknis, termasuk pendampingan mental siswa.

    “Kami menyiapkan secara menyeluruh karena ANBK ini bukan sekadar ujian biasa. Ini bagian dari cermin mutu pendidikan kita di mata nasional,” ungkapnya.

    Persiapan infrastruktur menjadi perhatian utama. Laboratorium komputer ditata ulang, perangkat diperiksa secara berkala, dan koneksi internet diperkuat guna menghindari gangguan saat ujian berlangsung.

     

    Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Abdullah, S.Pd., menjelaskan bahwa pembagian sesi menjadi strategi utama untuk memastikan stabilitas jaringan dan kenyamanan peserta selama asesmen.

    “Dengan dua sesi, beban sistem bisa lebih ringan. Ini bagian dari mitigasi teknis yang kami terapkan,” ujarnya.

    Selain kesiapan teknis, aspek psikologis siswa juga menjadi perhatian. Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Muhammad Syifauddin, yang akrab disapa Mr Bogel, menegaskan bahwa pendekatan personal terus dilakukan agar para siswa tidak mengalami tekanan berlebihan.

    “Kami sampaikan bahwa ini asesmen untuk evaluasi sekolah, bukan penentu kelulusan. Ini penting agar mereka tetap tenang,” kata Mr Bogel.

    Pelaksanaan ANBK di SMA Zainul Hasan 1 Genggong mencerminkan tantangan sekaligus peluang di tengah transformasi pendidikan nasional. Di saat sebagian sekolah masih berjuang menghadapi keterbatasan digital, sekolah ini menjadi contoh bagaimana asesmen nasional tidak hanya menilai siswa, tetapi juga kapasitas lembaga pendidikan dalam menjawab tuntutan zaman.

  • Santri Melek Digital, SMA ZAHA 1 Genggong Luncurkan Ekstrakurikuler Content Creator

    Santri Melek Digital, SMA ZAHA 1 Genggong Luncurkan Ekstrakurikuler Content Creator

    Probolinggo, KabarBromo66.com – Bukan ceramah agama atau pelajaran fikih, laboratorium komputer SMA Zainul Hasan 1 Genggong, pada Senin (4/8/2025), berubah menjadi seperti studio kreatif. Ratusan santri tampak duduk rapi, mendengarkan dan menyimak secara saksama, sementara di kursi paling depan, duduk seorang pria dengan komputer utama: Mas Aan Altamis, praktisi konten digital yang dikenal aktif di berbagai platform media sosial.

    Kehadirannya bukan tanpa alasan. Ia didatangkan khusus oleh pihak sekolah dalam program ekstrakurikuler bertajuk Content Creator. Materi yang disajikan pun bukan materi biasa, melainkan seputar dunia yang kini menjadi pusat perhatian generasi muda: media sosial dan konten digital.

    Dalam sesi yang berlangsung intens sejak pagi, Mas Aan memaparkan berbagai materi, mulai dari pengelolaan akun media sosial, penentuan genre niche konten, hingga teknik menulis naskah. Tak hanya itu, ia juga memperkenalkan konsep hook, yakni teknik membuka video agar penonton tertarik dalam tiga detik pertama.

    Selain itu, para peserta juga dikenalkan pada dasar-dasar public speaking, teknik videografi, pencahayaan (lighting), serta kualitas audio sebagai elemen penting dalam produksi konten.

    Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari para santri. Banyak di antara mereka mengaku termotivasi untuk mulai membuat konten bernilai edukatif.

    Pihak sekolah menyatakan bahwa program ini merupakan bagian dari visi pendidikan digital yang inklusif. Diharapkan, santri-santri SMA ZAHA 1 Genggong Genggong dapat menjadi agen perubahan positif di dunia maya, memanfaatkan platform media sosial untuk menyebarkan nilai-nilai kebaikan dan keilmuan.

    Wakil Kepala Bidang Kesiswaan, Muhammad Syifauddin, yang akrab disapa Mr. Bogel, turut mengapresiasi antusiasme para santri dalam mengikuti kegiatan tersebut.

    “Ini adalah langkah awal untuk mengenalkan santri pada dunia kreatif digital secara bertanggung jawab. Harapan kami, mereka tidak hanya bisa membuat konten, tetapi juga menyampaikan nilai dakwah yang menyejukkan,” ungkap Mr. Bogel.

    Ia berharap program ini dapat menjadi agenda rutin tahunan yang membuka lebih banyak peluang kreatif bagi para santri.

    “Kalau bisa, ke depan akan ada praktik langsung yang lebih intensif, agar skill mereka semakin terasah,” tutup Mr. Bogel.

  • SMA ZAHA 1 Genggong Gelar Pertemuan Wali Santri, Bahas Arah Pendidikan

    SMA ZAHA 1 Genggong Gelar Pertemuan Wali Santri, Bahas Arah Pendidikan

    Probolinggo, KabarBromo.com – Suara mikrofon menggema di aula Barozain SMA Zainul Hasan 1 Genggong, Kecamatan Pajarakan, pada Ahad pagi (3/8/2025). Satu per satu wali santri baru duduk bersisian, menyimak pemaparan jajaran pimpinan sekolah dalam forum resmi pembukaan tahun ajaran 2025/2026.

    Pertemuan tersebut bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan forum strategis yang membahas arah kebijakan pendidikan kepada para wali santri kelas X.

    Kepala SMA ZAHA 1 Genggong, Gus Lukman Qoyyiduddin Hasanul Bolqiah, S.Pd., yang akrab disapa Gus Bos, membuka forum secara langsung.

    “Kami ingin pendidikan di ZAHA berjalan dengan prinsip keterbukaan, baik dalam hal akademik dan arah kebijakan akan kami sampaikan secara berkala kepada wali santri,” ujar Gus Bos.

    Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pihak sekolah dan orang tua dalam membangun ekosistem pendidikan yang sehat dan berkarakter.

    “Sekolah tidak bisa berjalan sendiri. Komunikasi dan kepercayaan antara wali dan lembaga harus dibangun sejak awal,” lanjutnya.

    Dalam pertemuan itu, Gus Bos juga menjelaskan sejumlah kebijakan baru yang akan diterapkan pada tahun ajaran ini. Di antaranya adalah integrasi pembelajaran, keseimbangan antara pelajaran akademik dan diniyah, serta penguatan karakter berbasis pesantren.

    Didampingi para pimpinan struktural seperti Waka Kurikulum Abdullah, S.Pd., Bendahara Najmuddin, S.Kom., dan Waka Kesiswaan Muhammad Syifauddin, forum berlangsung secara interaktif. Beberapa wali santri turut mengajukan pertanyaan, mulai dari  skema pelaporan keuangan, hingga pembinaan akhlak di tengah tantangan globalisasi.

    Pertemuan ditutup dengan penyusunan notulen resmi oleh Muzammil, S.H.I., dan Siti Rubiah, S.Psi., serta pembacaan doa bersama untuk kelancaran dan keberkahan proses pendidikan.

    Forum ini menjadi penanda komitmen SMA ZAHA 1 Genggong untuk membangun kepercayaan publik melalui prinsip transparansi, keterlibatan wali santri, dan visi pendidikan yang menyeluruh.

  • Dua Hari Besar Sekaligus! SMA ZAHA Genggong Rayakan HUT RI & Hari Pramuka dengan Semangat Juang

    Dua Hari Besar Sekaligus! SMA ZAHA Genggong Rayakan HUT RI & Hari Pramuka dengan Semangat Juang

    Probolinggo, KabarBromo.com – Semangat itu tidak sekadar dikibarkan lewat bendera. Di tengah gemuruh usia kemerdekaan yang memasuki delapan dekade, dan saat bangsa ini menatap tantangan baru, SMA Zainul Hasan 1 Genggong memilih untuk tak hanya merayakan tetapi juga menegaskan peran penting pendidikan dan kepramukaan dalam membentuk ketahanan generasi muda.

    Dua momentum besar mewarnai suasana sekolah di Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (2/8/2025). Dirgahayu ke-80 Republik Indonesia dan Hari Pramuka Nasional ke-64 dirangkai dalam satu nafas perjuangan: membangun bangsa dari ruang kelas dan lapangan upacara.

    Flayer bertuliskan “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju” dan slogan Pramuka “Kolaborasi untuk Membangun Ketahanan Bangsa” bukan hanya pajangan visual. Ia menjadi pernyataan sikap, bahwa pendidikan di tangan para guru dan siswa SMA ZAHA 1 adalah ujung tombak peradaban.

    Kepala SMA Zainul Hasan 1 Genggong, Gus Lukman Qoyyiduddin Hasanul Bolqiah, S.Pd., yang akrab disapa Gus Bos, menegaskan bahwa nilai-nilai kepramukaan adalah pilar utama dalam mendidik karakter pelajar zaman kini.

    “Kemerdekaan ini tidak boleh hanya dikenang, tapi harus diteladani dalam tindakan nyata. Dan Pramuka adalah jembatan untuk membentuk generasi yang tangguh, disiplin, dan berjiwa sosial. Di sekolah ini, kami tidak hanya mendidik dengan ilmu, tetapi juga membentuk watak,” ujar Gus Bos.

    Ia menambahkan bahwa kegiatan peringatan ini bukan hanya seremonial, tetapi juga sarana menguatkan kebersamaan antar warga sekolah.

    “Kami ingin siswa-siswi menyadari bahwa mereka adalah bagian dari perjalanan bangsa. Maka momentum 17 Agustus dan Hari Pramuka ini harus jadi pengingat bahwa masa depan Indonesia tergantung pada karakter mereka hari ini,” tambahnya.

    Peringatan Hari Kemerdekaan dan Hari Pramuka tahun ini juga dirangkaikan dengan berbagai lomba edukatif, apel bersama, dan doa kebangsaan, yang melibatkan seluruh civitas akademika dan tokoh masyarakat sekitar.

  • PPLK UNZAH Genggong Dampingi Pelajar MA Zaha 4 Pakuniran Jalani Program Dua Bahasa

    PPLK UNZAH Genggong Dampingi Pelajar MA Zaha 4 Pakuniran Jalani Program Dua Bahasa

    Pakuniran, KabarBromo.com – Madrasah Aliyah Zainul Hasan (MA Zaha) 4 Pakuniran, Kabupaten Probolinggo, mulai menerapkan kebijakan baru terkait jam belajar dan program pembelajaran bilingual sejak awal Agustus 2025. Kebijakan tersebut diumumkan usai rapat wali murid yang digelar pihak madrasah pada Sabtu (2/8/2025).

    Salah satu perubahan signifikan adalah dimajukannya waktu masuk siswa menjadi pukul 06.50 WIB. Selain itu, madrasah juga menambahkan sesi istigasah dan kultum hingga pukul 07.50 WIB, serta mengintegrasikan penggunaan bahasa Inggris dan bahasa Arab ke dalam kegiatan pembelajaran, khususnya pada hari Sabtu.

    Dalam mendukung pelaksanaan program bilingual di MA Zaha 4 Pakuniran, sejumlah mahasiswa-mahasiswi dari Universitas Islam Zainul Hasan (UNZAH) Genggong turut berperan aktif melalui kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan Kependidikan (PPLK).

    Mereka terdiri atas Najmah Syakiartun Ni’am dari program studi Tadris Bahasa Inggris selaku ketua kelompok, Dian Qurrotul Aini dari program studi Tadris Matematika, Mohammad Said dari program studi Tadris Bahasa Indonesia, serta Maulidatul Hasanah dari program studi Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial.

    Keempat mahasiswa ini berada di bawah bimbingan dosen pembimbing lapangan, Fika Anjana, M.Pd., dan secara langsung terlibat dalam proses pendampingan siswa-siswi, khususnya dalam penerapan metode pembelajaran aktif berbasis bilingual di lingkungan madrasah.

    Najmah Syakiartun Ni’am selaku ketua kelompok PPLK menyampaikan, perubahan tersebut dilakukan untuk menyesuaikan pola belajar siswa agar lebih efektif dan adaptif terhadap tantangan zaman.

    “Rapat wali murid kami laksanakan untuk merespons kebutuhan penyesuaian jadwal belajar agar lebih efektif,” ujar Najmah.

    Menurut Najmah, program bilingual ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan komunikasi siswa dalam dua bahasa asing, melalui pendekatan pembelajaran aktif dan kontekstual.

    “Kami akan menggunakan metode yang interaktif dan menyenangkan, agar siswa tidak hanya memahami bahasa secara teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.

    Ia menyebutkan, para siswa menyambut baik kebijakan ini. Banyak yang merasa tertantang sekaligus bersemangat karena memiliki kesempatan mengembangkan diri melalui penguasaan dua bahasa asing.

    Kebijakan ini sejalan dengan visi madrasah untuk mempersiapkan lulusan yang memiliki keterampilan bahasa asing dan mampu beradaptasi dengan dinamika global, terutama di tengah pesatnya perkembangan teknologi serta komunikasi lintas negara.

    “Tantangan terbesarnya adalah memastikan siswa tidak merasa kewalahan dengan materi dalam dua bahasa. Namun, kami optimistis, dengan pendampingan yang tepat, mereka bisa beradaptasi secara bertahap,” tambahnya.

    Najmah berharap program ini tidak hanya memberikan dampak positif bagi MA Zaha 2 Pakuniran, tetapi juga menjadi inspirasi bagi madrasah lain, khususnya yang berbasis pesantren, untuk mengembangkan sistem pembelajaran yang lebih adaptif dan kompetitif.

    “Saya berharap program ini dapat terus berlanjut dan menjadi bagian dari transformasi pendidikan di lingkungan madrasah,” pungkasnya.

  • Gus Bos Dorong Pendidikan Karakter Lewat Kolaborasi TNI AL di SMA Zaha 1 Genggong

    Gus Bos Dorong Pendidikan Karakter Lewat Kolaborasi TNI AL di SMA Zaha 1 Genggong

    Probolinggo, KabarBromo66.com – Pagi itu, Kamis (31/7/2025), derap langkah sepatu loreng menyusuri halaman SMA Zainul Hasan 1 Genggong, Kecamatan Pajarakan, Probolinggo. Siswa-siswi yang biasanya riuh menyambut hari belajar, mendadak hening dan terpaku. Sebuah peristiwa tak biasa tengah terjadi institusi pendidikan ini kedatangan tamu kehormatan: pasukan dari Poskamla TNI AL Paiton.

    Bukan untuk operasi militer. Bukan pula dalam rangka pengamanan. Namun demi satu misi penting: menanamkan kembali wawasan nusantara dan kesadaran kebaharian di kalangan generasi muda.

    Dipimpin langsung oleh Kapten Laut (P) Abson Nizam, S.Sos., Danpos TNI AL Paiton, seminar bertema “Wawasan Nusantara dan Kebaharian” digelar sebagai bentuk penguatan nilai-nilai kebangsaan. Ia didampingi oleh jajaran personel TNI AL lainnya: Peltu Mes Agus Suyono, Kopka Nav Soni Al Riawan, dan Kopka Isy Muhammad Soleh.

    Kepala SMA Zainul Hasan 1 Genggong, Lukman Qoyyiduddin Hasanul Bolqiah, S.Pd., atau yang akrab disapa Gus Bos, mengungkapkan pentingnya penguatan karakter kebangsaan di era digital saat ini.

    “Kami menyambut baik kehadiran TNI AL dalam memberikan pemahaman tentang wawasan nusantara dan kebaharian. Ini adalah bentuk pendidikan karakter yang aplikatif dan menyentuh langsung kesadaran siswa,” ungkap Gus Bos.

    Ia menjelaskan, keberadaan TNI AL di lingkungan sekolah memberikan pengalaman belajar yang berbeda bagi para siswa, terutama dalam mengenal peran militer dalam menjaga kedaulatan negara, khususnya di wilayah laut.

    “Kami berharap kegiatan seperti ini dapat berkelanjutan dan menginspirasi siswa untuk lebih cinta tanah air, tidak hanya di daratan, tetapi juga terhadap laut dan seluruh wilayah kedaulatan NKRI,” papar Gus Bos.

    “Semoga sinergi antara dunia pendidikan dan institusi pertahanan semakin kuat demi mencetak generasi yang tangguh, disiplin, dan berjiwa nasionalis,” tutup Gus Bos.

  • Dukung Kesejahteraan Guru, Gus Bos, Kepala SMA ZAHA 1 Genggong, Gandeng Bank Jatim Kraksaan

    Dukung Kesejahteraan Guru, Gus Bos, Kepala SMA ZAHA 1 Genggong, Gandeng Bank Jatim Kraksaan

    Probolinggo, KabarBromo66.com – Tangan dua perwakilan lembaga itu bergerak serempak, membubuhkan tanda tangan di atas kertas perjanjian. Momen tersebut menjadi penanda resmi dimulainya kerja sama antara institusi pendidikan dan perbankan yang diharapkan membawa dampak positif bagi para tenaga pendidik.

    Rabu (30 Juli 2025), bertempat di Aula Barozain, SMA Zainul Hasan 1 Genggong menjalin kerja sama dengan Bank Jatim Cabang Kraksaan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) layanan payroll dan kredit pegawai.

    Penandatanganan dilakukan langsung oleh Kepala SMA Zainul Hasan 1 Genggong, Lukman Qoyyiduddin Hasanul Bolqiah, S.Pd., yang akrab disapa Gus Bos, bersama Pimpinan Bank Jatim Cabang Kraksaan, Siska Diah, S.E., serta disaksikan oleh jajaran dari kedua belah pihak.

    Gus Bos menyatakan bahwa kerja sama ini merupakan langkah konkret dalam mendukung kesejahteraan guru dan tenaga kependidikan.

    “Kerja sama ini bukan sekadar formalitas, tetapi bentuk kepedulian kami terhadap kesejahteraan seluruh pegawai di lingkungan sekolah,” ujar Gus Bos.

    Ia menambahkan, fasilitas payroll dan layanan kredit yang ditawarkan akan memberikan kemudahan dalam mengakses keuangan, khususnya terkait pencairan gaji dan pembiayaan yang bersifat produktif maupun konsumtif.

    Pihak sekolah juga merencanakan program literasi keuangan yang akan melibatkan guru dan staf sebagai bagian dari tindak lanjut kerja sama tersebut.

    “Kami akan mendorong penguatan pemahaman keuangan secara bertahap. Harapannya, guru tidak hanya terbantu secara finansial, tetapi juga lebih bijak dalam pengelolaan keuangan,” tutup Gus Bos.

  • Koordinasi Ekstrakurikuler SMA ZAHA 1 Genggong, Mr. Bogel Tekankan Tiga Pilar Pembinaan

    Koordinasi Ekstrakurikuler SMA ZAHA 1 Genggong, Mr. Bogel Tekankan Tiga Pilar Pembinaan

    Probolinggo, KabarBromo.com – Jarum jam nyaris menyentuh pukul 12.15 WIB, Selasa (29/7/2025), ketika beberapa guru mulai memasuki ruang guru SMA Zainul Hasan 1 Genggong. Wajah-wajah serius menghiasi ruangan. Dalam suasana yang hening, Wakil Kepala Kesiswaan Muhammad Syifauddin, yang akrab disapa Mr. Bogel, duduk membuka rapat koordinasi.

    Rapat siang itu bukan agenda biasa. Di balik singkatnya durasi, pembahasan mengerucut pada satu hal krusial: keaktifan santri dan pelaksanaan koordinasi bersama para pembina ekstrakurikuler serta Olimpiade Sains Nasional (OSN).

    “Keaktifan santri bukan sekadar kewajiban administratif,” ujar Mr. Bogel dengan nada tegas namun tenang, “melainkan cerminan karakter mereka sebagai calon pemimpin masa depan.”

    Dalam forum yang dihadiri para pembina OSN dan kegiatan ekstrakurikuler itu, Mr. Bogel turut menyoroti pentingnya perhatian terhadap pengembangan minat dan bakat santri.

    “Setiap santri memiliki potensi unik. Tugas kita sebagai pendidik adalah menggali dan mengasah potensi tersebut agar mereka tumbuh dengan percaya diri dan siap bersaing secara positif,” jelasnya.

    Ia menekankan bahwa penguatan karakter, minat, dan bakat tidak boleh dipisahkan dari proses pendidikan. “Dengan mengenali minat dan bakatnya, santri akan lebih bersemangat belajar dan memiliki arah yang jelas dalam meraih prestasi,” tandasnya.

    Rapat tersebut ditutup dengan komitmen bersama untuk memperkuat koordinasi dan pembinaan terhadap santri agar menjadi generasi yang aktif, berdaya saing, dan berakhlak.

  • OSIS & Pramuka Bersatu! SMA Zainul Hasan 1 Genggong Tunjukkan Disiplin Lewat Upacara Bendera

    OSIS & Pramuka Bersatu! SMA Zainul Hasan 1 Genggong Tunjukkan Disiplin Lewat Upacara Bendera

    Probolinggo, KabarBromo.com – Senin pagi, 28 Juli 2025, halaman SMA Zainul Hasan 1 Genggong mendadak hening. Semua berdiri tegak, mata menatap langit, menanti Sang Merah Putih perlahan naik diiringi lagu kebangsaan. Suasana haru, semangat, dan khidmat bercampur menjadi satu dalam gelaran upacara bendera yang tak sekadar rutinitas, tetapi juga cermin semangat kebangsaan.

    Upacara bendera kali ini menjadi penanda dimulainya Tahun Pelajaran 2025–2026 di SMA Zainul Hasan 1 Genggong, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo. Bertindak sebagai pembina upacara adalah Laila Fitriyah, S.Si., yang menyampaikan pesan kebangsaan dan kedisiplinan di hadapan ratusan peserta.

    Petugas upacara merupakan gabungan anggota OSIS dan Pramuka. Sementara itu, peserta terdiri atas pimpinan lembaga, dewan guru, staf karyawan, serta seluruh santri putra. Acara berlangsung di halaman sekolah (Area P5) dari pukul 07.15 hingga 08.15 WIB.

    Pesan kedisiplinan dan nasionalisme kembali digaungkan melalui barisan yang rapi, seragam yang dikenakan sesuai hari, serta kekompakan yang tampak dari awal hingga akhir upacara.

    “Momentum ini bukan sekadar seremonial. Ini adalah pengingat bahwa kita adalah bagian dari bangsa yang besar, yang harus terus bergerak maju dengan ilmu dan akhlak,” ujar Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Muhammad Syifauddin, M.Pd., yang akrab disapa Mr. Bogel.

    Kegiatan ini sekaligus menjadi pembuka rangkaian program pendidikan karakter berbasis kebangsaan yang akan terus dikembangkan selama tahun pelajaran berjalan.