Probolinggo, kabarbromo66.com – Program Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diharapkan menjadi solusi peningkatan gizi siswa di Kabupaten Probolinggo justru memantik kekecewaan dari sejumlah wali murid. Pada Rabu (5/11/2025), keluhan muncul terkait hidangan yang disiapkan oleh Dapur SPPG Mojolegi, Kecamatan Gading, yang dinilai tidak layak konsumsi.
Sejumlah orang tua menilai bahwa makanan yang disajikan tidak memenuhi standar kualitas. Menu pada hari tersebut terdiri dari nasi, nugget ayam, sayur capcai, tahu kecap, dan pisang. Namun, berdasarkan laporan, nasi tampak lembek, sementara sebagian lauk seperti tahu dan capcai disebut telah berbau kurang sedap.
Salah satu wali murid, berinisial FR, mengungkapkan bahwa permasalahan ini mulai terasa sejak hari kedua pelaksanaan MBG. Banyak siswa enggan menghabiskan makanan yang disediakan karena kualitasnya kurang memuaskan.
“Programnya bagus, tapi pelaksanaannya kurang diperhatikan. Dengan anggaran Rp15 ribu per porsi, seharusnya cita rasa dan kebersihan makanan bisa lebih baik,” ujar FR dengan nada kecewa.
Tim redaksi terus mencoba menghubungi pihak SPPG Gading melalui berbagai saluran komunikasi untuk meminta klarifikasi mengenai temuan di lapangan. Namun hingga berita ini dimuat, upaya konfirmasi tersebut belum membuahkan hasil.
Diketahui, dapur SPPG Mojolegi Gading mulai beroperasi pada Senin (3/11/2025). Hanya dalam beberapa hari, pelaksanaan program tersebut sudah menimbulkan pertanyaan publik terkait standar pengelolaan dan kesesuaian kualitas makanan dengan alokasi anggaran yang ditetapkan pemerintah. (Red)
Tidak ada komentar