PROBOLINGGO, kabarbromo66.com – Suasana upacara Hari Sumpah Pemuda di halaman Kantor Bupati Probolinggo, Senin (28/10), terasa berbeda. Dalam momen tersebut, Bupati Probolinggo dr. Muhammad Haris Damanhury, atau yang akrab disapa Gus Haris, menyerahkan bonus kepada para atlet dan pelatih Kabupaten Probolinggo yang berhasil membawa pulang 53 medali dari ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2025.
Yang menarik, Bupati menegaskan bahwa penghargaan itu merupakan inisiatif pribadi, bukan dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Probolinggo.
“Bonus ini murni dari saya pribadi, bukan dana KONI,” tegas Gus Haris di hadapan para atlet dan tamu undangan.
Pernyataan tersebut langsung menjadi perbincangan publik. Sebab, sebelumnya KONI Probolinggo sempat menjanjikan hadiah besar kepada para atlet berprestasi: Rp25 juta untuk medali emas, Rp15 juta untuk perak, dan Rp10 juta untuk perunggu. Namun, hingga kini janji tersebut belum terealisasi dan tak ada kejelasan kapan akan dibayarkan.
Situasi semakin menarik perhatian setelah Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) mengirim surat resmi kepada pengurus cabang olahraga serta para atlet peraih medali. Surat itu memuat agenda “Upacara Hari Sumpah Pemuda & Penyerahan Reward Atlet dan Pelatih”, yang menimbulkan dugaan bahwa KONI akan menunaikan janjinya.
Namun ternyata, pada hari pelaksanaan, bonus justru berasal dari kantong pribadi Bupati Gus Haris. Ia menegaskan kembali bahwa langkah ini dilakukan sebagai bentuk penghargaan langsung dari dirinya kepada para atlet yang sudah mengharumkan nama daerah.
Para atlet pun mengaku senang dan berterima kasih atas perhatian Bupati. Meski demikian, masyarakat berharap KONI Kabupaten Probolinggo juga menunjukkan komitmennya untuk menepati janji reward yang pernah diumumkan.
Para pejuang olahraga itu telah membuktikan dedikasi dan kerja keras di arena Porprov. Kini giliran KONI yang diuji: apakah akan menepati janji atau membiarkan prestasi para atlet hanya dihargai oleh niat pribadi sang kepala daerah.
Tidak ada komentar