
Probolinggo – Jalan penghubung antar Desa Tambelang dan Desa Krucil mengalami kerusakan akibat tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir. Jembatan yang berada di Dusun Krajan, RT 03 RW 01 itu dilaporkan jebol pada bagian bawah konstruksinya sehingga tidak dapat dilalui kendaraan. Rabu, 25/02/2026 .
Kepala Desa Tambelang, Mat Saleh, menjelaskan bahwa derasnya arus air saat hujan menyebabkan pondasi jembatan tergerus. Berdasarkan rekaman dan hasil pengecekan di lapangan, kondisi jembatan mengalami kerusakan cukup serius.
“Untuk kendaraan roda dua maupun roda empat sudah tidak bisa melintas karena sangat berisiko. Namun untuk sementara masih bisa dilalui pejalan kaki dengan sangat hati-hati,” ujar Mat Saleh.
Meski masih dapat dilewati warga dengan berjalan kaki, kondisi tersebut dinilai membahayakan. Pemerintah desa telah memasang tanda peringatan dan mengimbau masyarakat agar berhati-hati saat melintas, terutama saat hujan turun dan debit air meningkat.
Jembatan tersebut merupakan akses vital penghubung antar desa yang menunjang mobilitas warga dalam menjalankan aktivitas ekonomi, mengangkut hasil pertanian, serta menuju fasilitas pendidikan dan layanan kesehatan. Dengan terputusnya akses kendaraan, distribusi barang dan aktivitas warga menjadi terhambat.
Kepala desa berharap adanya perhatian dan penanganan cepat dari dinas terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Probolinggo. Ia menegaskan bahwa perbaikan permanen memerlukan dukungan anggaran dan teknis dari instansi berwenang.
“Kami sangat berharap ada respons cepat dari dinas terkait, karena jembatan ini menjadi jalur utama masyarakat. Jika dibiarkan terlalu lama, dampaknya akan semakin luas bagi perekonomian dan kebutuhan dasar warga,” tegasnya.
Saat ini pemerintah desa terus berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan instansi teknis guna mempercepat proses penanganan, sembari mengutamakan keselamatan masyarakat yang masih melintas dengan berjalan kaki.
Hery.
Tidak ada komentar