x

Mutasi Eselon II Probolinggo Disorot, Sekda Dianggap Jantung yang Tak Tersentuh

waktu baca 2 menit
Minggu, 19 Okt 2025 13:36 0 303 Redaksi Satu

Probolinggo, kabarbromo66.com – Rencana mutasi besar-besaran pejabat eselon II di lingkup Pemerintah Kabupaten Probolinggo pada Senin, 20 Oktober 2025, ternyata memunculkan desakan baru. Publik menantang Bupati Muhammad Haris agar tidak hanya berani mengganti pejabat biasa, tapi juga menyentuh jabatan strategis seperti Sekretaris Daerah (Sekda).

“Kalau Bupati bicara penyegaran dan peningkatan kinerja, ya jangan setengah hati. Sekda itu jantung pemerintahan. Kalau tidak digerakkan, semua kebijakan hanya macet di meja birokrasi,” sindir Ketua LSM AMPP, H. Luthfi Hamid, Minggu (19/10/2025).

Desakan ini muncul karena banyak pihak menilai mutasi tahap pertama dan kedua yang dilakukan Bupati Haris masih aman, tanpa menyentuh lingkar inti kekuasaan. Mereka menilai, evaluasi Sekda menjadi ujian keberanian Bupati dalam menegakkan reformasi birokrasi yang bersih dan profesional.

“Kalau Bupati serius mau bersih-bersih, jangan takut ganti siapa pun. Termasuk Sekda. Jangan cuma pejabat menengah yang dirotasi, sementara pucuknya tetap,” ujar H. Luthfi Hamid yang menyoroti kebijakan mutasi ASN di Probolinggo.

Sebelumnya, Gus Haris, sapaan akrab Bupati, memastikan bahwa mutasi eselon II merupakan bagian dari “penyegaran birokrasi.” Ia juga menyebut akan ada “produk ketiga” alias gelombang mutasi lanjutan.

“Insyaallah besok, eselon II,” kata Gus Haris di dalam keterangannya. “Tunggu tanggal mainnya,” tambahnya.

Namun, publik kini menantikan, apakah “produk ketiga” yang dijanjikan Bupati benar-benar berani menyentuh jabatan tinggi yang selama ini dianggap “kebal mutasi”?.

Jika tidak, mutasi yang digadang-gadang sebagai bentuk penyegaran itu bisa saja dinilai sekadar kosmetik politik, bukan pembenahan birokrasi yang sesungguhnya. (*)

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x