
PROBOLINGGO, Kabarbromo66.com – Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang jatuh pada tahun 2026, Polres Probolinggo menggelar kompetisi teknis kepolisian berupa lomba Tindakan Pertama di Tempat Kejadian Perkara (TPTKP) dan Olah TKP. Kegiatan yang diikuti oleh antar-rayon Polsek jajaran ini dipusatkan di Mapolres Probolinggo pada Selasa (05/05/2026).
Lomba ini bukan sekadar ajang perayaan momentum hari jadi Kepolisian Negara Republik Indonesia, melainkan menjadi bagian dari strategi pembinaan kemampuan teknis guna meningkatkan profesionalisme personel dalam menangani perkara secara cepat, tepat, dan prosedural.
Kapolres Probolinggo, AKBP M. Wahyudin Latif, menegaskan bahwa TPTKP adalah tahapan paling krusial dalam siklus penegakan hukum. Menurutnya, kesalahan kecil di awal penanganan dapat berdampak fatal pada proses penyidikan selanjutnya.
”TPTKP merupakan gerbang utama bagi anggota dalam memulai proses penyidikan tindak pidana. Keberhasilan pengungkapan suatu kasus sangat ditentukan oleh kualitas penanganan awal di lokasi kejadian,” tegas AKBP Wahyudin Latif di sela-sela kegiatan.
Ia menambahkan bahwa melalui olah TKP yang benar, penjagaan status quo, serta ketelitian mengamankan barang bukti, petugas dapat merangkai petunjuk penting untuk mengungkap tabir tindak pidana.
Dalam kompetisi ini, panitia menyusun berbagai simulasi kasus yang mendekati situasi nyata di lapangan. Para peserta diuji kemampuannya dalam menangani skenario kejahatan jalanan seperti Pencurian dengan Kekerasan (Curas), Pencurian dengan Pemberatan (Curat), hingga kasus-kasus sensitif seperti bunuh diri dan pembunuhan.
”Kami menyiapkan sejumlah ilustrasi kasus untuk mengasah ketelitian dan kesiapan personel. Kami ingin memastikan setiap anggota memiliki respons yang sigap saat menghadapi situasi darurat di masyarakat,” tambah AKBP Latif.
Selain menjadi wadah evaluasi kompetensi, kegiatan ini juga berfungsi mempererat sinergi serta koordinasi antar-Polsek di wilayah hukum Polres Probolinggo. Semangat kompetisi ini diharapkan mampu bertransformasi menjadi peningkatan kualitas pelayanan publik.
”Kami berharap melalui kegiatan ini, setiap personel mampu memberikan pelayanan yang profesional, modern, dan terpercaya. Harapannya, tidak ada lagi keraguan anggota saat berada di lapangan,” pungkasnya.
Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tahun ini memang fokus pada peningkatan kompetensi teknis di seluruh jajaran kepolisian daerah, sebagai wujud nyata komitmen Polri dalam melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat secara maksimal. ( Fbl )
Tidak ada komentar