
Hajjah Sumarmi Rasit, S.E., Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Probolinggo, menyampaikan sambutan dalam agenda Reses Tahap III Masa Sidang III Tahun Anggaran 2025. (Dok. KabarBromo.com)
Probolinggo, KabarBromo66.com – “Yang penting kita bisa hadir dalam keadaan sehat walafiat untuk menyampaikan aspirasi. Ini bukan sekadar formalitas, tetapi amanah yang harus kami kawal sampai tuntas,” ujar Hajjah Sumarmi Rasit, S.E., di halaman rumah Linda Puspitasari, Desa Bocor Kulon, Kecamatan Pakuniran, Rabu (16/7/2025).
Sapaan penuh keakraban itu menjadi pembuka agenda Reses Anggota DPRD Kabupaten Probolinggo Tahap III Masa Sidang III Tahun Anggaran 2025 yang digelar oleh Wakil Ketua III DPRD tersebut. Di hadapan puluhan warga, Sumarmi menegaskan bahwa reses bukan hanya rutinitas, melainkan kewajiban untuk menyerap suara rakyat dan memperjuangkannya dalam forum kebijakan.
Dalam suasana yang sederhana namun hangat, warga mulai menyampaikan beragam keluhan, mulai dari kondisi jalan kabupaten yang rusak di sekitar kawasan gudang tembakau Gudang Garam di Desa Sumberanyar hingga persoalan infrastruktur lainnya. Hajjah Sumarmi mendengarkan secara langsung.
“Beberapa usulan dari wilayah selatan sudah kami masukkan ke sistem, termasuk pengaspalan,” jelasnya.

Hajjah Sumarmi Rasit, S.E., Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Probolinggo, dalam agenda Reses Tahap III Masa Sidang III Tahun Anggaran 2025 (Dok. KabarBromo.com)
Turut hadir dalam forum tersebut, Haji Abdul Rasit, Wakil Ketua Pemenangan Pemilu DPC Partai NasDem. Hajjah Sumarmi juga memberikan tanggapan terkait usulan pembangunan rumah ibadah. Ia menegaskan bahwa program tersebut menjadi prioritas dan ditargetkan mulai terealisasi pada 2026.
“Sudah ada tiga titik di Pakuniran yang masuk. Kami yakin bisa terealisasi. Dan dengan kepemimpinan baru di Kabupaten Probolinggo oleh Ning Dini, NasDem siap bangkit kembali,” kata Hajjah Sumarmi. Ia menambahkan bahwa target partai adalah meraih dua kursi per daerah pemilihan, seperti kejayaan yang pernah dicapai sebelumnya.
Meski sempat diselipkan narasi politik, forum reses tetap berjalan dengan fokus pada tujuan utamanya, yakni menyerap aspirasi masyarakat. Hajjah Sumarmi memastikan bahwa setiap masukan yang relevan dan dibutuhkan masyarakat akan diperjuangkan melalui mekanisme pembahasan di DPRD.
“Selama usulan itu benar-benar dibutuhkan dan masuk skala prioritas, akan saya kawal,” tutupnya dengan nada serius.
Tidak ada komentar