Probolinggo, kabarbromo66.com Ketua LSM Libas’88 Nusantara Desak Pemkab Probolinggo Ambil Langkah Strategis Cegah Banjir di Daerah RawanKetua LSM Libas’88 Nusantara Desak Pemkab Probolinggo Ambil Langkah Strategis Cegah Banjir di Daerah Rawan- Ketua LSM Libas’88 Nusantara, Ust. Muhyiddin, meminta Pemerintah Kabupaten Probolinggo untuk segera mengambil langkah strategis dalam mencegah potensi bencana banjir, khususnya di wilayah rawan seperti Kecamatan Tiris. Menurutnya, curah hujan tinggi beberapa hari terakhir telah meningkatkan risiko banjir susulan jika tidak segera ditangani dengan serius.
Ust. Muhyiddin menegaskan bahwa warga membutuhkan kehadiran pemerintah untuk memastikan keselamatan mereka. “Penanganan tidak bisa menunggu sampai ada korban. Wilayah seperti Tiris sudah masuk kategori rawan. Pemkab harus hadir dengan langkah yang konkret,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa upaya pencegahan harus dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya sebatas respons ketika banjir terjadi.
Beberapa langkah strategis yang didesak untuk segera dilakukan Pemkab Probolinggo antara lain:
1. Normalisasi sungai dan saluran air
Melakukan pengerukan sedimentasi serta pembersihan sampah dan gulma di aliran sungai yang melintasi kawasan rawan banjir.
2. Rehabilitasi dan penguatan tebing sungai
Memperbaiki titik-titik tanggul kritis yang kerap jebol saat debit air meningkat.
3. Pemantauan dan peringatan dini (early warning system)
Memasang alat pemantau debit air dan memberikan pemberitahuan cepat kepada warga ketika potensi banjir meningkat.
4. Reboisasi dan penataan kawasan hulu
Menggalakkan penghijauan di lereng-lereng yang gundul agar daya serap tanah meningkat dan aliran air tidak langsung meluncur ke pemukiman.
5. Pembangunan dan perbaikan drainase lingkungan
Melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap infrastruktur drainase di desa-desa rawan, serta membangun jaringan baru di daerah yang belum memiliki sistem memadai.
6. Penyusunan rencana kontinjensi dan simulasi kebencanaan
Melibatkan masyarakat dalam latihan penanganan bencana agar lebih siap ketika kondisi darurat terjadi.
7. Koordinasi lintas instansi
Memperkuat peran BPBD, Dinas PU, pemerintah kecamatan, dan desa untuk memastikan respon cepat dan terintegrasi.
Ust. Muhyiddin berharap Pemkab Probolinggo segera menindaklanjuti permintaan tersebut demi keselamatan warga. “Pencegahan adalah kunci. Jangan menunggu bencana datang baru bertindak,” tegasnya. (Red)
Probolinggo, kabarbromo66.com — Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kraksaan, KH. Chafidzul Hakim Noer, S.Ag., M.H., menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas terpilihnya KH. Abd Wasik Hannan sebagai Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Probolinggo periode 2025–2030. Ucapan tersebut disampaikan menyusul tuntasnya pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) IV MUI Kabupaten Probolinggo yang digelar di Auditorium Madakaripura, Lantai 5 Kantor Bupati Probolinggo, pada Sabtu (06/12/2025).
Dalam keterangannya, KH. Chafidzul Hakim Noer menilai bahwa figur KH. Abd Wasik Hannan merupakan sosok ulama yang memiliki integritas, keluasan ilmu, serta rekam jejak pengabdian yang panjang dalam bidang dakwah dan pemberdayaan umat. Menurutnya, terpilihnya KH. Wasik Hannan adalah pilihan tepat untuk memperkuat peran MUI sebagai penjaga moral, akhlak, dan panduan keagamaan bagi masyarakat Probolinggo.
Probolinggo, kabarbromo66.com — Musyawarah Daerah (Musda) IV Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Probolinggo resmi menetapkan KH Abd Wasik Hannan sebagai Ketua MUI Kabupaten Probolinggo periode 2025–2030. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (6/12/2025) itu digelar di Auditorium Madakaripura Lantai 5, Kantor Bupati Probolinggo, dan dihadiri oleh jajaran pengurus MUI, para kiai, tokoh agama, serta perwakilan lembaga keagamaan di wilayah Kabupaten Probolinggo.



PROBOLINGGO, kabarbromo66.com – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kraksaan menyelenggarakan kegiatan Istighasah dan Doa Bersama pada Selasa, 2 Desember 2025, bertepatan dengan 11 Jumadil Akhir 1447 H. Kegiatan ini digelar sebagai bentuk tindak lanjut atas instruksi resmi dari Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, sebagaimana tertuang dalam surat bernomor 697/PW.01/A.II.08.45/16/11/2025.
Kediri, kabarbromo66.com – Forum Musyawarah Sesepuh Nahdlatul Ulama digelar hari ini di Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Kediri. Pertemuan tersebut diprakarsai dua kiai sepuh, yakni KH. Anwar Manshur (Lirboyo) dan KH. Nurul Huda Djazuli (Ploso), sebagai bentuk keprihatinan terhadap dinamika dan ketegangan yang tengah terjadi di lingkungan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).
Forum ini dihadiri sejumlah masyayikh baik secara langsung maupun melalui sambungan daring. Di antara yang hadir adalah:
Para sesepuh juga menyerukan agar seluruh pihak di PBNU menghentikan perang pernyataan di media, terutama yang menyangkut persoalan sensitif dan berpotensi merusak marwah organisasi.
Probolinggo, kabarbromo66.com – Ketegangan terjadi di kawasan Gelora Café, Stadion Gelora Merdeka Kraksaan, Rabu (26/11) malam. Abdul Sakur, PKL sekaligus warga Kelurahan Patokan, mengaku hampir terjatuh setelah didorong keras oleh seorang pria yang diduga anggota salah satu ormas di Probolinggo.
Probolinggo, kabarbromo66.com – Aroma perselisihan rumah tangga merembet ke ranah hukum. Ketua Yayasan sebuah Pondok Pesantren di Kab. Probolinggo, MIF, resmi dilaporkan istrinya, AR, atas dugaan overspel atau perzinahan. Laporan itu masuk ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Probolinggo pada 21 November 2025, teregister dalam LPM/123.SATRESKRIM/XI/2025/SPKT/POLRESPROBOLINGGO.
Probolinggo, kabarbromo66.con — Ketua LSM LIBAS’88, Muhyiddin, memberikan tanggapan tegas atas berbagai pernyataan terkait dinamika kritik anggaran daerah dan tudingan terhadap kelompok masyarakat maupun aliansi yang ikut menyuarakan pandangan berbeda.
Probolinggo, kabarbromo66.com – Ketua Lembaga Investigasi dan Bantuan Aspirasi Swadaya (LIBAS’88), Muhyiddin, memberikan tanggapan kritis terkait sidak yang dilakukan Bupati Probolinggo, dr. Moh. Haris Damanhuri (Gus Haris), di jalan rusak Kecamatan Paiton yang terdampak proyek Tol Probowangi. Menurutnya, langkah sidak tersebut positif, namun belum menyentuh akar persoalan yang sudah lama dikeluhkan warga.