x

Tabrak Dump Truck di Tol Paspro, Mobil Anggota DPR RI Ringsek dan Dua Orang Tewas

waktu baca 2 menit
Minggu, 24 Mei 2026 03:01 0 27 Redaksi Satu

 

PROBOLINGGO, kabarbromo66 – Sebuah mobil Toyota Inova yang mengangkut rombongan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dilaporkan terlibat kecelakaan di ruas Tol Pasuruan–Probolinggo (Paspro) KM 834 jalur B.

Peristiwa yang terjadi di wilayah Desa Posangit Lor, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (23/5/2026) sekitar pukul 15.14 WIB itu menyebabkan dua orang tenaga ahlinya tewas.

Kanit Gakkum pada Satlantas Polres Probolinggo Kota Aipda Muhamad Taufiq mengatakan, kecelakaan diduga terjadi saat kendaraan Innova melaju dari arah timur ke barat di lajur kanan dan berada di belakang dump truck yang juga melaju searah.

“Diduga pengemudi Innova kurang konsentrasi atau dalam kondisi mengantuk, sehingga kendaraan tiba-tiba bergerak ke kiri dan menabrak bagian bak belakang sebelah kanan dump truck,” katanya.

Benturan keras membuat kedua kendaraan mengalami kerusakan cukup parah. Sejumlah penumpang di dalam mobil langsung dievakuasi oleh petugas kepolisian bersama pengguna jalan yang melintas di lokasi kejadian.

Polisi menyebut terdapat dua korban meninggal dunia dalam insiden tersebut. Kedua korban diketahui merupakan penumpang yang duduk di bagian kiri depan dan kiri belakang mobil.

“Untuk korban meninggal dunia sementara ini ada dua orang, yang berada di posisi duduk bagian kiri depan dan kiri belakang,” kata Taufik.

Ia juga mengungkapkan bahwa rombongan dalam mobil tersebut teridentifikasi berkaitan dengan anggota DPR RI.

“Informasi awal, korban merupakan anggota DPR RI, yaitu saudara Hilman,” tambahnya.

Berdasarkan data kepolisian, mobil Innova tersebut dikemudikan oleh Mahrus Ali dan membawa beberapa penumpang, di antaranya Muhammad Hilman, Alex Anwaruh, dan Adinda Najwa.

Sementara dump truck dikemudikan oleh Imam Subekti.
Di sisi lain, selaku Tenaga Ahli DPR RI Muhammad Hilman Mufiddin membenarkan bahwa rombongan baru saja menyelesaikan agenda di Universitas Nurul Jadid sebelum peristiwa terjadi.

“Setelah kegiatan di Universitas Nurul Jadid, kami sempat mampir di Paiton untuk istirahat sekitar satu jam di rumah saya,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa rombongan masih memiliki agenda perjalanan lanjutan sebelum kembali ke tujuan akhir.

“Rencananya ada kegiatan roadshow di Kejayan sekitar pukul dua siang. Di dalam mobil ada empat orang. Setelah itu seharusnya lanjut ke bandara,” katanya.

Hasanudin juga menyebut salah satu penumpang yang selamat mengalami luka cukup serius.

“Informasi dari sopir, korban yang selamat mengalami patah pada kaki kanan,” ungkapnya.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan saksi untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan. Arus lalu lintas sempat tersendat sebelum akhirnya kembali normal setelah proses evakuasi selesai dilakukan.

Redaksi

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x