
PROBOLINGGO – Perjalanan panjang sebuah lembaga pendidikan tidak lepas dari perjuangan dan pengabdian para perintisnya. Hal itu tercermin dari berdirinya Pesantren Ilhamul Hasan yang kini berada di Desa Racek, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo.
Pesantren tersebut pertama kali didirikan pada tahun 1996 di Desa Brabe, Kecamatan Maron, oleh sang pengasuh bersama H. Abdullah S., yang dikenal sebagai aktivis pergerakan anti korupsi di Kabupaten Probolinggo.
Seiring perjalanan waktu, pesantren kemudian dipindahkan ke Desa Racek setelah sang Kyai berpindah domisili. Sementara itu, H. Abdullah S. pada tahun 1997 hingga 2000 diketahui menetap di Jakarta untuk menjalankan aktivitas perjuangan dan pergerakan.
Meski melalui berbagai tantangan, Pesantren Ilhamul Hasan terus berkembang hingga kini memasuki usia hampir tiga dekade. Lembaga pendidikan tersebut berhasil mencetak banyak santriwan dan santriwati yang kini tersebar di berbagai daerah.
Tidak hanya fokus pada pendidikan pesantren, Ilhamul Hasan juga terus berkembang dengan menaungi jenjang pendidikan formal mulai dari PAUD hingga SMA.
H. Abdullah S. menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya kepada sang kakak atas dedikasi serta perjuangan panjang dalam membesarkan lembaga pendidikan tersebut.
“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada kakak saya atas dedikasinya yang luar biasa. Berjuang keras dari nol hingga saat ini Ilhamul Hasan mampu menaungi jenjang pendidikan lengkap mulai dari PAUD sampai SMA,” ujarnya.
Pria yang kini menjabat sebagai Ketua DPC Tapal Kuda Nusantara Kabupaten Probolinggo itu juga berharap pesantren mendapat perhatian lebih dari pemerintah daerah, khususnya Dinas Pendidikan Kabupaten Probolinggo.
“Kami berharap ke depan Pesantren Ilhamul Hasan terus mendapatkan perhatian dan dukungan dari pemerintah, terutama Dinas Pendidikan Kabupaten Probolinggo, agar kualitas pendidikan dan sarana yang ada semakin meningkat demi mencetak generasi emas Probolinggo,” pungkasnya.
Hery.
Tidak ada komentar