
Belakangan ini masyarakat Desa Tambelang dihebohkan dengan beredarnya sebuah video di media sosial TikTok yang menampilkan sekelompok warga dan menuding perangkat desa memakan dana desa serta uang pengurusan sertifikat tanah. Setelah ditelusuri, video tersebut ternyata hasil rekayasa teknologi AI (Artificial Intelligence) dan tidak menggambarkan kenyataan yang sebenarnya. Rabu, 15/10/2025 .
Pemerintah Desa Tambelang dengan tegas membantah seluruh tuduhan dalam video itu. Kepala Desa bersama perangkatnya menegaskan bahwa pengelolaan dana desa maupun proses administrasi sertifikat tanah selalu dilakukan secara terbuka dan sesuai aturan pemerintah.

“Video itu tidak benar. Kami tidak pernah menyalahgunakan dana desa ataupun uang sertifikat. Semua kegiatan dan keuangan desa bisa dipertanggungjawabkan,” ujar salah satu perangkat desa saat ditemui di balai desa.
Menurut pihak desa, proses pengurusan sertifikat tanah memang memerlukan waktu cukup lama karena harus melalui tahapan resmi di Badan Pertanahan Nasional (BPN). Probolinggo . Lamanya proses itu bukan karena adanya penyimpangan, melainkan karena mengikuti prosedur yang berlaku.
Pemerintah Desa Tambelang juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya pada informasi yang belum jelas sumbernya, apalagi video yang dibuat menggunakan teknologi AI yang bisa mengubah wajah dan suara seseorang.
Di akhir pernyataannya, Kepala Desa Tambelang. Mat sale . menyampaikan pesan kepada seluruh warga:
“Mari kita gunakan media sosial dengan bijak dan positif. Jangan mudah percaya pada kabar yang belum tentu benar, dan gunakanlah teknologi untuk hal yang bermanfaat bagi kita semua.” Pungkasnya.
Hery.
Tidak ada komentar