Probolinggo – Memasuki hari ketiga pascajebolnya tanggul sungai di Desa Sukokerto, Dusun Pandean, RT 01 RW 06, Kecamatan Pajarakan, upaya perbaikan dan normalisasi alur sungai terus dilakukan secara intensif. Masyarakat Desa Sukokerto terlihat bahu membahu, bekerja secara kompak membantu proses penanganan tanggul yang jebol demi mencegah dampak lanjutan, terutama saat debit air meningkat. Selasa, 27 /01/2026.
Sejak hari pertama, kegiatan gotong royong ini dipimpin langsung oleh Kepala Desa Sukokerto, Hasan, yang turun ke lapangan bersama warganya. Selama tiga hari berturut-turut, Hasan terlihat aktif mengoordinasikan warga, memastikan pekerjaan berjalan tertib dan efektif.
“Ini adalah bentuk kepedulian bersama. Ketika musibah terjadi, yang paling utama adalah kebersamaan dan kecepatan bertindak,” ujar Hasan di sela-sela kegiatan.
Selain melibatkan masyarakat setempat, penanganan tanggul jebol tersebut juga merupakan bentuk kolaborasi lintas sektor.
Pemerintah Kecamatan Pajarakan turut hadir mendampingi kegiatan, bersama Pemerintah Kabupaten Probolinggo melalui BPBD, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), serta Satpol PP. Tidak hanya itu, dukungan juga datang dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui UPT Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA).

Fokus utama kegiatan saat ini adalah normalisasi alur sungai, dengan membersihkan material lumpur, batu, serta sedimentasi yang menghambat aliran air. Langkah ini dinilai penting untuk mengurangi risiko banjir dan mencegah kerusakan tanggul kembali terjadi.
Kepala Desa Sukokerto mengapresiasi tinggi partisipasi warganya yang tanpa pamrih ikut bekerja sejak pagi hingga sore hari. Menurutnya, semangat gotong royong ini mencerminkan kuatnya solidaritas sosial masyarakat desa.
“Alhamdulillah, antusias warga luar biasa. Ini menunjukkan bahwa budaya gotong royong masih sangat hidup di Desa Sukokerto,” tambah Hasan.
Dengan sinergi antara masyarakat, pemerintah desa, kecamatan, kabupaten, hingga provinsi, diharapkan proses perbaikan tanggul dapat segera rampung dan kondisi sungai kembali normal, sehingga aktivitas warga dapat berjalan aman dan lancar.
Hery.
Tidak ada komentar