x

Bupati dr. Haris Bergerak Cepat, LIBAS’88 Beri Apresiasi Meski Tetap Sampaikan Catatan Kritis

waktu baca 2 menit
Rabu, 19 Nov 2025 12:29 0 40 Redaksi Satu

Probolinggo, kabarbromo66.com – Ketua Lembaga Investigasi dan Bantuan Aspirasi Swadaya (LIBAS’88), Muhyiddin, memberikan tanggapan kritis terkait sidak yang dilakukan Bupati Probolinggo, dr. Moh. Haris Damanhuri (Gus Haris), di jalan rusak Kecamatan Paiton yang terdampak proyek Tol Probowangi. Menurutnya, langkah sidak tersebut positif, namun belum menyentuh akar persoalan yang sudah lama dikeluhkan warga.

Muhyiddin menilai sidak mendadak yang dilakukan bupati menunjukkan bahwa pemerintah daerah setidaknya mulai memberikan perhatian serius terhadap isu publik, meski langkah itu bersifat reaktif.

“Sidak bukan solusi fundamental. Ini hanya respons cepat setelah keluhan warga makin viral,” tegasnya.

Ia menjelaskan bahwa kerusakan jalan sepanjang sekitar 500 meter tersebut seharusnya dapat diantisipasi sejak awal melalui analisis dampak proyek besar dan skema kompensasi yang terukur.

Menurut Muhyiddin, ketika kerusakan sudah pada tahap mengganggu aktivitas ekonomi dan mobilitas warga, berarti terdapat kelemahan sistemik dalam pengawasan daerah.

“Ini menunjukkan bahwa pengawasan Pemkab terhadap dampak proyek strategis nasional tidak berjalan optimal,” imbuhnya.

Lebih lanjut, ia menyoroti pernyataan bupati mengenai rencana perbaikan yang akan dimulai sehari setelah sidak. Menurutnya, klaim tersebut patut diapresiasi sebagai bentuk respons cepat, namun tetap perlu dibuktikan dengan transparansi terkait timeline pengerjaan, pembagian tanggung jawab kontraktor, serta mekanisme pengawasan berikutnya.

“Masyarakat butuh kepastian berbasis data, bukan sekadar janji situasional,” ujarnya.

Muhyiddin juga mengapresiasi langkah bupati yang langsung bertemu pihak HKI selaku pelaksana proyek tol di lokasi. Namun ia menilai bahwa pertemuan mendadak tersebut sekaligus mengindikasikan adanya celah dalam koordinasi sebelumnya.

“Jika mekanisme koordinasi dan monitoring sudah baik sejak awal, kerusakan tidak akan dibiarkan hingga sejauh ini,” katanya.

Meski demikian, Muhyiddin menegaskan bahwa LIBAS’88 tidak dalam posisi menghambat kebijakan pemerintah. Justru, lembaganya mendukung penuh pembangunan strategis yang dilakukan secara profesional, terencana, dan akuntabel.

“Kami mengapresiasi langkah cepat bupati dalam merespons keluhan masyarakat. Namun kami akan tetap kritis ketika kebijakan bersifat reaktif dan tidak dibarengi kerangka solusi jangka panjang,” pungkasnya. (*)

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x