x

KH Abd Wasik Hannan Terpilih sebagai Ketua MUI Kabupaten Probolinggo Periode 2025–2030

waktu baca 2 menit
Sabtu, 6 Des 2025 06:52 0 115 Redaksi Satu

Probolinggo, kabarbromo66.com — Musyawarah Daerah (Musda) IV Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Probolinggo resmi menetapkan KH Abd Wasik Hannan sebagai Ketua MUI Kabupaten Probolinggo periode 2025–2030. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (6/12/2025) itu digelar di Auditorium Madakaripura Lantai 5, Kantor Bupati Probolinggo, dan dihadiri oleh jajaran pengurus MUI, para kiai, tokoh agama, serta perwakilan lembaga keagamaan di wilayah Kabupaten Probolinggo.

Musda kali ini mengusung tema:
“Meneguhkan Peran Ulama dalam Membangun Moral dan Akhlak serta Mempercepat Terwujudnya Masyarakat Probolinggo yang Sejahtera, Amanah, Religius, dan Eksis Berdaya Saing.”

Melalui tema tersebut, MUI Kabupaten Probolinggo menegaskan kembali pentingnya peran ulama sebagai penuntun moral masyarakat sekaligus mitra strategis pemerintah daerah dalam menumbuhkan kehidupan sosial yang berakhlak, harmonis, dan stabil secara spiritual maupun sosial.

Jalannya Musda berlangsung khidmat dan penuh musyawarah. Para peserta secara memberikan amanah kepada KH Abd Wasik Hannan, sosok yang dikenal memiliki rekam jejak kuat dalam kepemimpinan keagamaan, pendekatan yang moderat, serta kiprah panjang dalam membina umat.

Pemilihan ini sekaligus menjadi momentum konsolidasi organisasi guna memperkuat peran MUI sebagai lembaga tempat berhimpunnya ulama, zuama, dan cendekiawan muslim dalam memberikan bimbingan keagamaan kepada masyarakat.

Selain dipercaya memimpin MUI Kabupaten Probolinggo, KH Abd Wasik Hannan juga diketahui menjabat sebagai Rais Syuriah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Kraksaan untuk periode 2025–2030. Dengan dua amanah besar tersebut, masyarakat dan para tokoh berharap beliau mampu menjadi jembatan sinergi antara MUI dan NU, khususnya dalam memperkuat nilai-nilai moderasi beragama serta penguatan moral generasi muda.

Dalam sambutannya, KH Abd Wasik Hannan menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pihak, baik pemerintah daerah, lembaga pendidikan, maupun masyarakat luas. Beliau menegaskan komitmennya untuk menjadikan MUI sebagai lembaga yang aktif memberikan solusi keagamaan, memperkuat literasi moral, dan meneguhkan nilai-nilai keislaman yang rahmatan lil ‘alamin di tengah dinamika sosial masyarakat.

Musda IV MUI Kabupaten Probolinggo ditutup dengan pembacaan rekomendasi program kerja lima tahun ke depan, yang meliputi penguatan fatwa, peningkatan kualitas dakwah, pembinaan generasi muda, peneguhan moderasi beragama, serta pemberdayaan masyarakat menuju Probolinggo yang semakin sejahtera, amanah, religius, dan berdaya saing.

Dengan terpilihnya KH Abd Wasik Hannan, para peserta Musda berharap MUI Kabupaten Probolinggo dapat semakin kokoh sebagai rujukan moral masyarakat dan mampu menjawab tantangan keumatan di era modern.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x