x

Tokoh Ormas Probolinggo Jadi Korban Pembacokan, H. Luthfi Hamid Desak Penegak Hukum Bergerak Cepat

waktu baca 2 menit
Minggu, 2 Nov 2025 12:49 0 226 Redaksi Satu

Probolinggo, kabarbromo66.com – Peristiwa mengejutkan terjadi di wilayah Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, Minggu (2/11/2025) siang. Ketua Ormas Madas Nusantara Kota Probolinggo, Mas Hayyi, menjadi korban pembacokan oleh orang tak dikenal (OTK). Akibat serangan dengan senjata tajam itu, korban mengalami luka serius di bagian kepala dan langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat.

Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 14.30 WIB di kawasan Jl. Raya Dringu, Gili Pasar, Desa Jorongan. Berdasarkan keterangan warga, pelaku melakukan aksinya secara tiba-tiba, kemudian melarikan diri ke arah selatan setelah membacok korban.

Kanit Reskrim Polsek Leces, Aiptu Fajar Prajawanto, S.H., M.H., membenarkan adanya laporan pembacokan tersebut. Ia mengatakan, pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan sejumlah barang bukti.

“Kami masih mendalami keterangan saksi dan menelusuri identitas pelaku. Semua bukti di lapangan akan kami tindaklanjuti secara profesional,” tegasnya.

Menanggapi peristiwa ini, Ketua LSM Aliansi Masyarakat Peduli Probolinggo (AMPP), H. Luthfi Hamid, mendesak aparat penegak hukum untuk bergerak cepat mengungkap pelaku penyerangan.

“Polres dan Polsek jangan biarkan kasus ini berlarut-larut. Dalam waktu 1×24 jam, pelaku harus sudah ditemukan agar masyarakat tidak resah,” ujarnya dengan nada tegas.

Menurutnya, serangan terhadap tokoh ormas seperti ini bukan hanya bentuk kriminalitas biasa, tetapi juga bisa memicu keresahan sosial di masyarakat jika tidak segera diusut tuntas. Ia juga meminta pemerintah daerah memperkuat koordinasi keamanan antarwilayah agar kejadian serupa tidak terulang.

Saat ini kondisi Mas Hayyi dilaporkan berangsur stabil, namun masih menjalani observasi medis. Sementara tim kepolisian masih melakukan penyelidikan intensif dan pengejaran terhadap pelaku yang belum tertangkap.

Peristiwa ini menyita perhatian publik mengingat lokasi kejadian berada di jalur padat lalu lintas. Warga berharap aparat kepolisian mampu memberikan rasa aman dan segera menuntaskan kasus ini secara transparan.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x