Probolinggo, kabarbromo66.com – Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Aliansi Peduli Probolinggo (AMPP), H. Luthfi Hamid, meluapkan kemarahan terhadap stasiun televisi Trans7 yang dinilai telah menghina pesantren dan melecehkan Kiai Lirboyo dalam salah satu tayangannya baru-baru ini.
Dalam pernyataannya yang tegas dan tidak kompromi, H. Luthfi menilai tindakan Trans7 sebagai provokasi yang berbahaya dan tidak dapat ditolerir.
“Trans7 telah melecehkan martabat pesantren — lembaga suci yang membangun akhlak dan karakter generasi bangsa! Dan menistakan Kiai Lirboyo? Ini sudah melewati batas kesabaran kami!” tegasnya, Selasa (14/10/2025).
AMPP menegaskan bahwa media tidak boleh main-main dengan agama, tokoh pesantren, dan nilai-nilai luhur bangsa. H. Luthfi bahkan menyebut perilaku Trans7 sebagai serangan terhadap moral dan etika masyarakat Islam, dan menuntut permintaan maaf publik seketika, atau mereka siap membawa kasus ini ke jalur hukum.
“Ini bukan sekadar kritik, ini adalah peringatan keras! Jika Trans7 tetap bermain-main dengan penghinaan, AMPP akan menggerakkan seluruh elemen masyarakat untuk menuntut pertanggungjawaban,” tegas H. Luthfi lagi.
LSM AMPP juga mengingatkan seluruh media agar tidak lagi menayangkan konten yang merendahkan pesantren dan kiai, karena hal itu bisa memicu kemarahan publik yang luas.
“Kami tidak akan diam. Pesantren adalah simbol moral bangsa! Tidak ada tempat bagi media yang melecehkannya,” tegas H. Luthfi Hamid menutup pernyataannya.
Tidak ada komentar