x

Pemkab Gelar Rakor Tindak Lanjut Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan Daerah

waktu baca 2 menit
Rabu, 1 Okt 2025 02:44 0 84 Redaksi Satu

 

KRAKSAAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo terus berkomitmen memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Hal ini ditandai dengan digelarnya rapat koordinasi (rakor) tindak lanjut perbaikan tata kelola pemerintahan daerah, Senin (29/9/2025) di Auditorium Madakaripura Kantor Bupati Probolinggo.

Rakor yang dimulai pukul 08.40 WIB ini dipimpin langsung oleh Bupati Probolinggo Gus dr. Mohammad Haris didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto, Plt. Asisten Administrasi Umum Sekda Kabupaten Probolinggo Hary Tjahjono, anggota TP2D Khoirul Anwar, Inspektur Kabupaten Probolinggo Imron Rosyadi serta para Kepala OPD bersama pejabat eselon III dan IV.

Dalam laporannya, Inspektur Kabupaten Probolinggo Imron Rosyadi menyampaikan rakor ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pejabat daerah tentang pentingnya perbaikan tata kelola pemerintahan, memperkuat koordinasi antar perangkat daerah untuk menindaklanjuti rekomendasi serta memastikan komitmen daerah dalam mengikuti arahan KPK, khususnya terkait pengadaan barang dan jasa.

Sementara Bupati Probolinggo Gus dr. Mohammad Haris menegaskan pertemuan ini menjadi momentum penting bagi jajaran Pemkab Probolinggo untuk melakukan pembenahan menyeluruh. “Saya mengingatkan agar seluruh proses pemerintahan mulai perencanaan, penganggaran, pelaksanaan hingga evaluasi berjalan sesuai aturan,” katanya.

Lebih jauh Gus Haris mengajak seluruh ASN untuk bekerja dengan penuh amanah demi mewujudkan visi besar Kabupaten Probolinggo, yakni Probolinggo SAE (Sejahtera, Amanah-Religius dan Eksis Berdaya Saing).

“Berkah dalam jabatan bukan diukur dari banyaknya uang, tetapi dari manfaat dan keberkahan yang kita dapatkan. Mari kita benahi tata kelola pemerintahan ini bersama-sama,” tambahnya.

Sedangkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto mengingatkan pada tahun 2026 mendatang, alokasi anggaran dari pusat akan berkurang, sehingga efisiensi dan ketepatan sasaran program menjadi sangat penting.

“Rakor ini diharapkan dapat menjadi titik balik dalam memperkuat tata kelola pemerintahan Kabupaten Probolinggo yang lebih transparan, akuntabel serta adaptif terhadap tantangan fiskal ke depan,” ungkapnya.

 

 

Hery

 

 

 

 

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x