x

Mendagri Ingatkan Pemda: TBC Jangan Disepelekan, Program MBG Harus Ketat  

waktu baca 2 menit
Senin, 29 Sep 2025 12:25 0 71 Redaksi Satu

Foto: infopublik.id

 

Jakarta, kabarbromo66.com – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memberi sinyal keras kepada pemerintah daerah agar tidak abai terhadap kasus tuberkulosis (TBC) yang kini menempatkan Indonesia sebagai negara dengan beban tertinggi kedua di dunia.

 

“Kalau kepala daerah serius, masalah TBC bisa terkendali. Jangan anggap enteng, jadikan prioritas,” tegas Tito dalam Rapat Koordinasi Percepatan Penuntasan TBC dan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jakarta, Senin (29/9/2025).

 

Tito mengingatkan, Presiden Prabowo Subianto sudah memberi mandat langsung: TBC harus diberantas. Menko PMK Pratikno ditunjuk sebagai koordinator nasional. Kini bola ada di tangan pemda. Mereka diwajibkan membentuk tim khusus, rutin melakukan evaluasi, hingga menggelar screening massal.

 

Tak ada alasan untuk lamban. Tito bahkan menyiapkan sistem pemantauan mirip pengendalian Covid-19. Daerah yang lemah akan diekspos, sedangkan yang terbaik akan diberi penghargaan. “Kita akan umumkan progresnya secara terbuka. Publik harus tahu siapa yang bekerja, siapa yang lalai,” sindirnya.

 

Dalam forum yang sama, Tito menyoroti potensi rawan pada program Makan Bergizi Gratis. Ia menegaskan, pemda bertanggung jawab penuh memastikan makanan aman sebelum masuk ke perut siswa. “Jangan sampai ada kasus keracunan. Pemeriksaan harus berlapis: dari dapur, ahli gizi, dinas kesehatan, hingga UKS di sekolah. Kepala daerah pengendali utama,” ujarnya tajam.

 

Rapat ini dihadiri jajaran kementerian dan lembaga, termasuk Menkes Budi Gunadi Sadikin, Wamendagri Bima Arya, serta pejabat Badan Gizi Nasional.

 

Pesan Tito jelas: pemda tidak boleh main-main. Penanganan TBC dan keamanan MBG adalah tolok ukur nyata kinerja kepala daerah di era Presiden Prabowo.

 

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x