x

waktu baca 2 menit
Selasa, 2 Des 2025 09:19 0 147 Redaksi Satu

PROBOLINGGO, kabarbromo66.com – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kraksaan menyelenggarakan kegiatan Istighasah dan Doa Bersama pada Selasa, 2 Desember 2025, bertepatan dengan 11 Jumadil Akhir 1447 H. Kegiatan ini digelar sebagai bentuk tindak lanjut atas instruksi resmi dari Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, sebagaimana tertuang dalam surat bernomor 697/PW.01/A.II.08.45/16/11/2025.

Acara dilaksanakan pukul 13.00 WIB di Aula Lantai 2 Kantor PCNU Kraksaan. Agenda utama kegiatan ini meliputi pembacaan istighasah dan doa bersama yang bertujuan memohon keberkahan, keselamatan, serta kelancaran program dan aktivitas organisasi di masa mendatang. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah nahdliyah antar anggota dan pengurus NU di wilayah Kraksaan.

Sebelumnya, undangan resmi dengan nomor 166/PC.01/A.I.01.03/1621/12/2025 telah disebarluaskan kepada seluruh jajaran pengurus, mulai dari Pengurus PCNU Kraksaan, Ketua dan Sekretaris lembaga, Ketua dan Sekretaris badan otonom (banom) NU Kraksaan, hingga Pengurus MWCNU se-Wilayah NU Kraksaan yang meliputi Rais, Katib, Ketua, dan Sekretaris. Pihak panitia berharap seluruh yang diundang dapat hadir dan aktif berpartisipasi dalam kegiatan ini.

Ketua PCNU Kraksaan, KH. Chafidzul Hakim Noer, menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai sarana untuk memperkuat konsolidasi internal organisasi dan meningkatkan kesadaran spiritual pengurus. “Istighasah dan doa bersama bukan sekadar ritual, tetapi juga momentum untuk meneguhkan komitmen kita dalam menjalankan amanah organisasi demi kemaslahatan umat,” ujar KH. Chafidzul Hakim Noer, Selasa (02/12/2025).

Sementara itu, Sekretaris PCNU Kraksaan, Dr. H. Ahmad Fawaid, menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan menjadi wadah silaturahmi sekaligus sarana evaluasi bersama, sehingga seluruh pengurus dapat menyamakan visi dan langkah dalam menghadapi berbagai tantangan yang ada.

Kegiatan Istighasah dan Doa Bersama ini menjadi bagian dari tradisi NU yang menekankan keseimbangan antara aktivitas organisasi dengan penguatan spiritual. Dengan hadirnya seluruh pengurus dan anggota, diharapkan kegiatan ini tidak hanya memperkokoh solidaritas internal, tetapi juga membawa keberkahan bagi masyarakat Kraksaan dan sekitarnya. (Red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x