Kategori: Bisnis

Berita Seputar Bisnis Terkini

  • Kolaborasi Ridho UD Sumber Rejeki, Gebyar Petani Alasnyiur: PT MKD Kenalkan Produk Penangkal Hama

    Kolaborasi Ridho UD Sumber Rejeki, Gebyar Petani Alasnyiur: PT MKD Kenalkan Produk Penangkal Hama

    Probolinggo, KabarBromo.com – Ratusan warga memadati halaman rumah Ridho, pemilik UD Sumber Rejeki di Desa Alasnyiur, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (9/8/2025) siang. Mereka hadir bukan hanya untuk bersilaturahmi, tetapi juga mengikuti ajang yang memadukan edukasi pertanian, promosi produk, dan hiburan.

    Gelaran bertajuk Petani Expo Gebyar Oksadan itu diinisiasi PT MKD bekerja sama dengan UD Sumber Rejeki. Kepala Desa Alasnyiur, Hasan Basri, turut hadir menyaksikan langsung rangkaian acara.

    Perwakilan PT MKD, Rosi, menjelaskan kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi dengan kelompok tani setempat untuk mengenalkan produk-produk pertanian unggulan yang telah banyak digunakan petani di wilayah tersebut.

    “Kegiatan ini tujuannya membantu petani mengatasi hama ulat tanah, hama keong, dan ulat lainnya. Produk yang kami kenalkan antara lain Metindo SP, Lannate, serta herbisida Metsulindo. Alhamdulillah, di sini produk kami sudah dikenal dan digunakan para petani, khususnya pelanggan UD Sumber Rejeki,” ujar Rosi.

    Menurut Rosi, persiapan acara telah dilakukan jauh hari. Tim PT MKD bahkan berkeliling selama sebulan untuk menemui kelompok-kelompok tani di sekitar Desa Alasnyiur. Strategi pemasaran juga diarahkan per wilayah, termasuk melalui kerja sama dengan toko-toko pertanian di Probolinggo yang dikontrak untuk memasarkan produk tertentu.

    Meski dilaksanakan di tingkat desa, kegiatan ini diharapkan mampu mempererat hubungan antara petani, pemerintah desa, dan pelaku usaha. PT MKD juga mengaku telah berkoordinasi dengan dinas terkait melalui kelompok tani dan petugas penyuluh lapangan (PPL) desa.

    Acara ditutup dengan kuis berhadiah yang semakin memeriahkan suasana. Mulai dari payung hingga kulkas dibagikan kepada para undangan, membuat antusiasme warga tetap terjaga hingga akhir kegiatan.

  • Dukung Kesejahteraan Guru, Gus Bos, Kepala SMA ZAHA 1 Genggong, Gandeng Bank Jatim Kraksaan

    Dukung Kesejahteraan Guru, Gus Bos, Kepala SMA ZAHA 1 Genggong, Gandeng Bank Jatim Kraksaan

    Probolinggo, KabarBromo66.com – Tangan dua perwakilan lembaga itu bergerak serempak, membubuhkan tanda tangan di atas kertas perjanjian. Momen tersebut menjadi penanda resmi dimulainya kerja sama antara institusi pendidikan dan perbankan yang diharapkan membawa dampak positif bagi para tenaga pendidik.

    Rabu (30 Juli 2025), bertempat di Aula Barozain, SMA Zainul Hasan 1 Genggong menjalin kerja sama dengan Bank Jatim Cabang Kraksaan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) layanan payroll dan kredit pegawai.

    Penandatanganan dilakukan langsung oleh Kepala SMA Zainul Hasan 1 Genggong, Lukman Qoyyiduddin Hasanul Bolqiah, S.Pd., yang akrab disapa Gus Bos, bersama Pimpinan Bank Jatim Cabang Kraksaan, Siska Diah, S.E., serta disaksikan oleh jajaran dari kedua belah pihak.

    Gus Bos menyatakan bahwa kerja sama ini merupakan langkah konkret dalam mendukung kesejahteraan guru dan tenaga kependidikan.

    “Kerja sama ini bukan sekadar formalitas, tetapi bentuk kepedulian kami terhadap kesejahteraan seluruh pegawai di lingkungan sekolah,” ujar Gus Bos.

    Ia menambahkan, fasilitas payroll dan layanan kredit yang ditawarkan akan memberikan kemudahan dalam mengakses keuangan, khususnya terkait pencairan gaji dan pembiayaan yang bersifat produktif maupun konsumtif.

    Pihak sekolah juga merencanakan program literasi keuangan yang akan melibatkan guru dan staf sebagai bagian dari tindak lanjut kerja sama tersebut.

    “Kami akan mendorong penguatan pemahaman keuangan secara bertahap. Harapannya, guru tidak hanya terbantu secara finansial, tetapi juga lebih bijak dalam pengelolaan keuangan,” tutup Gus Bos.

  • Probolinggo SAE Travel Mart 2025 Siap Digelar, Lima Destinasi Wisata Jadi Daya Tarik

    Probolinggo SAE Travel Mart 2025 Siap Digelar, Lima Destinasi Wisata Jadi Daya Tarik

    PROBOLINGGO, KabarBromo.com – Pemerintah Kabupaten Probolinggo bersama Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Probolinggo bakal menggelar kegiatan promosi wisata bertajuk Probolinggo SAE Travel Mart 2025. Acara ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 11 hingga 13 September 2025.

    Event ini menjadi upaya memperkuat promosi potensi wisata daerah kepada para pelaku usaha pariwisata. Kegiatan tersebut akan melibatkan pertemuan antara buyer dan seller dari sektor wisata, sekaligus memperkenalkan ragam destinasi unggulan di wilayah Kabupaten Probolinggo.

    Beberapa destinasi wisata yang akan diperkenalkan dalam gelaran ini antara lain Jembatan Kaca Seruni Point di kawasan Bromo, Rafting Sungai Pekalen, Ranu Agung di Kecamatan Tiris, Snorkeling di Gili Ketapang, hingga Pantai Bentar di Kecamatan Gending.

    “Travel Mart ini menjadi terobosan dalam mengenalkan potensi wisata Kabupaten Probolinggo secara langsung kepada buyer dan seller pariwisata. Ini saatnya Probolinggo naik kelas,” ujar Gede Vandana Wijaya, salah satu panitia pelaksana, saat dikonfirmasi pada Selasa (8/7/2025).

    Kegiatan ini turut mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Probolinggo serta berada di bawah branding pariwisata nasional “Wonderful Indonesia”.

    Dengan agenda kolaboratif tersebut, penyelenggara berharap kegiatan ini tidak hanya mendorong pertumbuhan sektor pariwisata lokal, tetapi juga membuka peluang investasi dan kerja sama yang lebih luas dalam pengembangan ekonomi kreatif berbasis wisata.

  • Malam Penuh Gengsi: Ivan Wakili KADIN Kabupaten Probolinggo di Panggung Kehormatan RADAR BROMO AWARD 2025

    Malam Penuh Gengsi: Ivan Wakili KADIN Kabupaten Probolinggo di Panggung Kehormatan RADAR BROMO AWARD 2025

    PROBOLINGGO, KabarBromo.com – Sorotan lampu menghiasi langit Paseban Sena, Senin malam (30/6/2025). Di tengah riuh tepuk tangan dan suasana penuh semangat, Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Probolinggo dinobatkan sebagai penerima RADAR BROMO AWARD 2025 untuk kategori organisasi berprestasi.

    Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Ketua KADIN Kabupaten Probolinggo, Gede Vandana Wijaya. Pria yang akrab disapa Ivan itu tampak tenang dan bersahaja saat menggenggam piagam dan trofi simbol pencapaian.

    “Penghargaan ini bukan sekadar bentuk apresiasi, tetapi merupakan pengakuan atas kerja keras seluruh pihak yang telah terlibat,” ujar Ivan saat dikonfirmasi pada Selasa (1/7/2025).

    Ia menjelaskan bahwa KADIN selama ini aktif menjalankan sejumlah program strategis, mulai dari pelatihan, inkubasi usaha, kemitraan lintas sektor, hingga penguatan sumber daya manusia di bidang vokasi. Salah satu program unggulan yang mendapat sorotan adalah Tim Koordinasi Daerah Vokasi (TKDV).

    “TKDV bukan hanya program administratif, tetapi sebuah gerakan nyata yang menyentuh langsung kebutuhan tenaga kerja dan dunia industri,” tuturnya.

    Menurut Ivan, keberhasilan mempertahankan stabilitas iklim usaha di Kabupaten Probolinggo merupakan hasil sinergi antara dunia usaha dan pemerintah daerah. Ia menilai, TKDV menjadi jembatan penting dalam menyusun peta jalan pendidikan vokasi yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini.

    “Kami ingin terus menjadi penghubung antara dunia usaha dan dunia pendidikan vokasi. Hal ini merupakan kunci dalam meningkatkan daya saing daerah,” ungkap Ivan.

    Ivan berharap, capaian tersebut dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya para pelaku UMKM dan generasi muda yang sedang meniti jalan menuju dunia industri.

    “Kami percaya, selama terus berinovasi dan menjaga semangat kolaborasi, Kabupaten Probolinggo berpotensi menjadi salah satu poros pertumbuhan ekonomi baru di wilayah tapal kuda,” pungkasnya.

  • Gede Vandana Wijaya: Tahun Baru Islam Adalah Waktu untuk Meningkatkan Etos Kerja dan Integritas 

    Gede Vandana Wijaya: Tahun Baru Islam Adalah Waktu untuk Meningkatkan Etos Kerja dan Integritas 

    Probolinggo, KabarBromo.com – Tahun Baru Islam 1 Muharam 1447 Hijriah yang jatuh pada Jum’at, 27 Juni 2025, bukan hanya menjadi momen peringatan keagamaan, tetapi juga refleksi nilai bagi para pelaku dunia usaha. Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Probolinggo, Gede Vandana Wijaya, menyampaikan pandangannya dengan penuh makna.

    “Ini adalah saat yang tepat untuk kita semua menata kembali niat, memperkuat etos kerja, dan menjaga integritas dalam setiap langkah usaha,” ujar pria yang akrab disapa Ivan.

    Menurutnya, dunia usaha membutuhkan nilai-nilai spiritual sebagai fondasi dalam mengambil keputusan dan membangun hubungan kepercayaan dengan masyarakat. Hijrah, kata Ivan, bukan semata perpindahan, melainkan peningkatan kualitas pribadi dan kolektif.

    Ia mengatakan bahwa KADIN Kabupaten Probolinggo akan terus mendorong iklim usaha yang sehat, bermartabat, dan mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi daerah.

    Ivan berharap, dengan semangat Tahun Baru Islam, para pelaku usaha semakin solid, profesional, dan tetap memegang prinsip keberkahan dalam setiap aktivitas ekonomi.

    “Kita tidak hanya mengejar pertumbuhan, tapi juga kebermanfaatan. Itulah esensi hijrah di dunia usaha,” tutup Ivan.

  • Bukan Basa-basi: Ivan, Ketua KADIN Kabupaten Probolinggo, Teken MoU dengan UNUJA untuk Mahasiswa dan Pariwisata

    Bukan Basa-basi: Ivan, Ketua KADIN Kabupaten Probolinggo, Teken MoU dengan UNUJA untuk Mahasiswa dan Pariwisata

    Probolinggo, KabarBromo66.com – Tak ada yang menduga, sebuah kesepakatan strategis sedang dipersiapkan di lantai tiga Gedung G Universitas Nurul Jadid (UNUJA) Paiton, Selasa siang itu (25/6/2025). Ruangan itu dipenuhi civitas akademika. Ada harapan besar dibalik suasana yang tenang, dua agenda besar tengah disusun diam-diam dan menyimpan efek berantai bagi masa depan ratusan mahasiswa dan pariwisata di Kabupaten Probolinggo.

    Dari sudut ruang, Ketua KADIN Kabupaten Probolinggo, Gede Vandana Wijaya, menandatangani dokumen yang tak hanya berisi janji kerja sama, tapi juga menjadi titik balik hubungan antara dunia industri dan dunia kampus.

    “Hari ini, kami ingin membuka ruang nyata bagi mahasiswa untuk mengenal dunia kerja secara langsung,” ungkap Ivan, setelah menandatangani MoU dengan Fakultas Sosial dan Humaniora Universitas Nurul Jadid.

    Isi kesepakatan itu jelas: mahasiswa dari fakultas tersebut akan diberi akses untuk magang di berbagai perusahaan yang tergabung dalam jaringan KADIN. Tak sekadar magang formalitas, namun benar-benar terjun dalam operasional bisnis belajar dari tantangan nyata, bukan hanya teori di kelas.

     

    Namun harapan besar tak berhenti di situ. Agenda kedua yang mencuat adalah rekrutmen volunteer untuk event pariwisata berskala besar: Probolinggo SAE Travel Mart (PSTM 2025). Sebuah hajatan pariwisata yang konon disiapkan lebih meriah dan ambisius dibanding tahun-tahun sebelumnya.

    “Kami mencari anak-anak muda yang siap turun langsung ke lapangan, membangun event dari nol, dan mempromosikan kekayaan pariwisata daerah ke skala nasional,” kata Ivan.

    Ia menjelaskan bahwa peran para volunteer ini bukan hanya teknis, tetapi strategis dari produksi konten digital hingga pengelolaan pengunjung. Ini bukan lagi simulasi. Ini adalah medan sesungguhnya.

    Satu hal yang nantinya terlibat akan ditempa, dilatih, dan diproyeksikan menjadi duta wisata lokal masa depan. Kabupaten Probolinggo.

    “Ini bukan ruang untuk yang setengah hati. Kami butuh yang siap tumbuh, belajar, dan berkontribusi nyata,” tegas Ivan.

  • DABN Probolinggo Siap Dukung Pembukaan Jalur Distance Fery

    DABN Probolinggo Siap Dukung Pembukaan Jalur Distance Fery

    PROBOLINGGO – Pertemuan ketiga PT DABN ( Delta Artha Bahari Nusantara) dan Kantor Regional ASDP  bersama tim teknis dari Cabang ASDP Lombok, Surabaya dan Banyuwangi yang digelar di DABN Probolinggo menunjukan tindak lanjut penandatanganan MoU sebelumnya.Pertemuan itu dipimpin langsung Direktur Utama PT DABN Probolinggo Andri Irawan didampingi Direktur Operasional dan Pemeliharaan Umum serta Staf Ahli. ( 18/6/2025) Rabu.

    Pihak ASDP Surabaya melalui perwakilannya Wijaya menyampaikan bahwa pelabuhan Tanjung Tembaga (Probolinggo) di nilai sudah siap bersaing dengan pelabuhan Tanjung Perak ( Surabaya) keunggulan tersebut didasarkan pada efisiensi waktu pelayaran, jalur lintasannya lebih lurus tanpa memutar akibat adanya jembatan Suramadu, ” Kedekatan dengan akses jalan tol nasional juga kondisi pelabuhan relatif bebas dari antrian bongkar muat, ” katanya.

    Sementara pimpinan ASDP Lombok, Agus mengatakan bahwa pembukaan jalur Probolinggo akan memperkuat konfigurasi rute strategis pelabuhan Gilimas , dengan potensi pengembangan lintasan Gilimas- Tanjung Perak, Gilimas – Tanjung Wangi, Gilimas – Lembar dan Gilimas – Probolinggo. ” Kombinasi efisiensi teknis dan perluasan jaringan ini dinilai mendukung pembentukan sistem pelayaran regional lebih terintegrasi dan berkelanjutan dalam kerangka besar Gerbang Baru Nusantara inisiatif strategis gubernur Jawa Timur ibu khofifah indar parawansa dan Emil Dardak wagub Jawa Timur, ” ungkapnya.

    Dari data yang terhimpun PT DABN kesiapan teknis yang solid mendukung pembukaan jalur Long Distance Fery ( LDF) Probolinggo- Lembar sejak 2022 , yaitu pengembangan Dermaga I tahap pertama dengan perpanjangan Jetty 43 meter, penambahan beaching point  dengan catatan kapal Ro – Ro rute Probolinggo – Sumenep berapa kali bersandar dengan baik sejak periode 2020 – 2022.

    Intinya dari keseluruhan proses evaluasi dan analisis teknis telah dilakukan dan terlihat jelas potensi keberhasilan kolaborasi lintas institusi mewujudkan misi besar Gerbang Baru Nusantara sudah sinergi antara PT DABN, PT PWJ,dan ASDP Indonesia Fery ( Persero) dengan didukung kehadiran tenaga ahli dari berbagai cabang kantor ASDP,

    Komitmen kuat untuk membangun konektivitas maritim yang efisiensi, berdaya saing dengan kajian menyeluruh terhadap aspek nautika, operasional, kelayakan jalur Probolinggo  – Lembar jadikan pondasi teknis yang solid menentukan arah pengembangan pelabuhan dan sistem logistik antar pulau. Semangat bersama menyatukan visi, mempercepat integrasi infrastruktur, membuka jalur perdagangan baru yang menunjukkan bahwa misi Gerbang Baru Nusantara bukan sekadar narasi pembangunan, melainkan langkah nyata menuju tranformasi konektivitas ekonomi kawasan timur Indonesia yang inklusif dan berkelanjutan. (tim)

     

     

  • Gede Vandana Wijaya Sebut Peresmian Kantor Baru Kadin Banyuwangi Jadi Pemantik Ekonomi Lokal

    Gede Vandana Wijaya Sebut Peresmian Kantor Baru Kadin Banyuwangi Jadi Pemantik Ekonomi Lokal

    KabarBromo.com, Banyuwangi – Di balik peresmian kantor baru Kadin Kabupaten Banyuwangi yang berlokasi di Jalan Brigjen Katamso, Senin (16/6/2025), tersimpan harapan besar akan lahirnya semangat baru bagi dunia usaha di daerah setempat.

    Peresmian tersebut bukan sekadar seremoni biasa. Kehadiran sejumlah tokoh penting, seperti Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra, Ketua Kadin Kabupaten Probolinggo Gede Vandana Wijaya, serta perwakilan asosiasi usaha seperti Gapensi, REI, Hipmi, dan Apersi menandai betapa pentingnya momen ini dalam upaya penguatan ekonomi daerah.

    Ketua Kadin Banyuwangi, David Wijaya Tjoek, menegaskan bahwa pembangunan kantor baru ini merupakan jawaban atas kebutuhan organisasi yang semakin berkembang.

    “Kami berharap, dengan fasilitas yang lebih memadai, Kadin dapat semakin maksimal menjalankan peran sebagai wadah kamar dagang dan industri dari berbagai organisasi di Banyuwangi,” ujar David, seperti dikutip dari Radar Banyuwangi.

    Kehadiran Ketua Kadin Kabupaten Probolinggo, Gede Vandana Wijaya yang akrab disapa Ivan mengapresiasi pada peresmian tersebut. Ia menyatakan bahwa langkah Kadin Banyuwangi merupakan gerakan progresif.

    “Kehadiran kantor ini menjadi simbol perubahan. Semoga mampu memperkuat kolaborasi antarwilayah dan mendorong kebangkitan ekonomi lokal,” ucap Ivan penuh optimisme.

    Dengan dibukanya kantor baru ini, Kadin Banyuwangi tidak hanya ingin menciptakan ruang kerja yang representatif, tetapi juga ingin menghidupkan kembali semangat kolektif para pelaku usaha menuju perekonomian yang lebih tangguh dan adaptif.

  • Idul Adha 1446 H, Kadin Kabupaten Probolinggo: Kurban adalah Jalan Membangun Ukhuwah dan Ekonomi

    Idul Adha 1446 H, Kadin Kabupaten Probolinggo: Kurban adalah Jalan Membangun Ukhuwah dan Ekonomi

    Probolinggo, KabarBromo66.com – Hari besar keagamaan kerap menjadi momen refleksi dan penguatan nilai-nilai kemanusiaan. Di balik gema takbir dan aktivitas persiapan kurban, Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Probolinggo, Gede Vandana Wijaya, menyampaikan pesan pentingnya penguatan sosial dan ekonomi masyarakat.

    Melalui ucapan Selamat Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah yang jatuh pada Jumat, 6 Juni 2025, Gede Vandana, atau yang akrab disapa Ivan, mengajak masyarakat untuk menjadikan Idul Adha sebagai momentum mempererat tali ukhuwah dan memperkuat nilai kepedulian terhadap sesama.

    “Idul Adha bukan sekadar ritual penyembelihan hewan kurban, tetapi momentum berbagi dan membangun solidaritas dalam bingkai ketulusan,” ujarnya.

    Ivan menuturkan, di tengah dinamika ekonomi saat ini, dunia usaha memiliki tanggung jawab sosial dalam menyeimbangkan antara pertumbuhan ekonomi dan nilai-nilai spiritual. Menurutnya, Kadin tidak hanya berfungsi sebagai wadah bagi pelaku usaha, tetapi juga berperan sebagai mitra strategis dalam pembangunan karakter serta kesejahteraan masyarakat.

    “Semoga Idul Adha ini membawa keberkahan dan kekuatan baru untuk bangkit dan bersinergi membangun Kabupaten Probolinggo yang lebih maju dan sejahtera,” tutup Ivan.

  • Gebyar Pajak Daerah 2025, Ivan KADIN Apresiasi Langkah Digitalisasi Bupati Gus Haris Lewat SAE ASETKU

    Gebyar Pajak Daerah 2025, Ivan KADIN Apresiasi Langkah Digitalisasi Bupati Gus Haris Lewat SAE ASETKU

    Probolinggo, KabarBromo66.com – Lantai V Kantor Bupati Probolinggo, Kamis (5/6/2025) pagi, berubah menjadi lautan batik. Para undangan tampak rapi dan antusias mengikuti jalannya Gebyar Panutan Pajak Daerah 2025, peluncuran aplikasi SAE ASETKU, serta peresmian Satgas Infrastruktur, Satgas Kemiskinan, dan Satgas Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Probolinggo tahun 2025.

    Bupati Probolinggo, dr. Mohammad Haris, M.Kes., atau yang akrab disapa Gus Haris, menegaskan pentingnya pelibatan berbagai elemen masyarakat dalam program pembangunan daerah, termasuk sektor pendidikan dan penanggulangan kemiskinan.

    “Kami melibatkan CSR, relawan, organisasi kemasyarakatan, para kiai, habaib, dan semua stakeholder agar terlibat langsung. Menyelesaikan pendidikan, misalnya, bukan sekadar menyuruh anak-anak sekolah sampai sarjana, tapi butuh edukasi dari tokoh masyarakat agar mindset warga ikut berubah,” tegas Gus Haris di hadapan para awak media usai acara.

    Rangkaian kegiatan dimulai sejak pukul 08.00 WIB, diawali dengan pembukaan segel alat undi serta pengundian untuk PBJT dan ASN Taat Pajak. Diiringi alunan musik akustik, suasana acara terasa cair namun tetap khidmat.

    Memasuki sesi utama pada pukul 09.00 WIB, satu per satu penghargaan diserahkan kepada pihak-pihak yang dinilai berkontribusi dalam ketertiban dan kepatuhan membayar pajak. Mulai dari grand prize untuk wajib pajak PBJT dan ASN teladan, hingga piagam bagi desa, OPD, hotel, dan restoran yang mencatatkan pelunasan pajak tertinggi dan tercepat.

    Acara yang dibalut suasana formal namun hangat ini tak hanya mengundang decak kagum karena deretan penghargaan yang diserahkan, tetapi juga menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Probolinggo dalam menata ulang sistem pengelolaan pajak dan pembangunan daerah secara digital dan terstruktur.

    Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Probolinggo, Gede Vandana Wijaya, turut hadir dalam kegiatan tersebut. Pria yang akrab disapa Ivan ini menilai langkah Pemkab Probolinggo sebagai terobosan penting dalam menjawab tantangan zaman.

    “Transformasi digital seperti ini tidak hanya memudahkan birokrasi, tetapi juga meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah,” ujar Ivan.

    Ia mengapresiasi aplikasi SAE ASETKU merupakan bentuk transparansi pemerintah terhadap pengelolaan aset daerah. Lebih jauh, pembentukan tiga satgas strategis juga menjadi bentuk respons konkret terhadap kebutuhan publik yang selama ini kerap dikeluhkan, terutama soal infrastruktur dan angka kemiskinan.

    “Dengan diluncurkannya Satgas Infrastruktur, Satgas Kemiskinan, dan Satgas IPM, kita bisa berharap pada pendekatan yang lebih fokus dan terukur. Bukan hanya janji, tapi implementasi nyata di lapangan,” tuturnya.

    Selain peluncuran aplikasi dan satgas, agenda juga diwarnai oleh pengundian grand prize bagi wajib pajak PBJT dan ASN taat pajak, serta penyerahan piagam penghargaan kepada desa, OPD, hotel, dan restoran yang dinilai patuh dalam membayar kewajiban pajaknya.

    Ivan menambahkan, partisipasi aktif warga dan pelaku usaha akan menjadi kunci sukses dari seluruh kebijakan yang diluncurkan. Ia menegaskan, pajak adalah fondasi utama pembangunan, dan kesadaran kolektif tentang pentingnya pajak harus terus ditumbuhkan.

    “Pajak bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi bagian dari tanggung jawab sosial kita. Tanpa pajak yang dikelola dengan baik dan dibayar secara tertib, pembangunan tak akan berjalan maksimal,” tutup Ivan.